Kehebatan Baba Jaga, Pemburu Drone Andalan Ukraina

Rabu, 02 Oktober 2024 - 20:00 WIB
Drone Baba Jaga Ukraina membidik drone Rusia. Foto/Essanews
JAKARTA - Kehadiran drone telah mengubah wajah pertempuran modern . Perangkat yang murah ini terbukti menjadi ancaman nyata dan mematikan bagi kendaraan tempur, personel, serta objek-objek vital militer.

Dari sisi teknologi, drone-drone yang dihadirkan juga semakin canggih dan beragam. Mulai dari drone kamikaze biasa, drone FPV, drone yang dilengkapi peluncur roket, hingga drone naga yang mampu melontarkan api.



Seiring kehadiran drone-drone canggih dan mematikan di atas, militer dari berbagai negara juga telah menciptakan perangkat-perangkat anti drone, seperti jammer dan sistem pertahanan udara. Namun alat-alat ini terbukti kurang efektif dan seringkali berbiaya mahal.

Menembak drone menggunakan sistem anti-pesawat portabel seperti PPZR Piorun atau FIM-92 Stinger misalnya, tentu tidak hemat biaya, karena sistem mahal ini lebih baik digunakan untuk target helikopter, pesawat terbang, atau rudal jelajah.

Baca Juga: Drone Baba Yaga, Mimpi Buruk bagi Rusia

Sebaliknya, sistem artileri biasa, dan sistem radar kesulitan mendeteksi drone yang sangat kecil. Jammer juga bukan solusi ideal, karena tidak menjamin 100 persen efektivitas. Untuk alasan ini, baik Ukraina maupun Rusia telah mulai menggunakan drone FPV untuk memburu drone lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!