Perbedaan Black Hawk dan Apache, Helikopter Andalan Amerika
Sabtu, 07 September 2024 - 00:13 WIB
UH-60A/L Black Hawk menjadi helikopter pendukung yang menggantikan UH-1 Huey era Vietnam. UH-60A mulai beroperasi dengan brigade Penerbangan Tempur ke-101 Divisi Udara ke-101 pada Juni 1979.
Pada tahun 1989, Sikorsky mulai memodifikasi helikopter tersebut, yang menjadi UH-60L Black Hawk. Ia juga membuat beberapa varian helikopter tersebut, seperti SH-60B Seahawk untuk Angkatan Laut AS.
Dengan kapasitas model A untuk 11 tentara tempur yang dilengkapi penuh ditambah pilot, kopilot, dan dua kepala kru, Black Hawk memenuhi sejumlah peran pendukung mulai dari pengintaian hingga medevac.
Baca Juga: Helikopter Listrik Volocopter Siap Mengudara pada 2024
Secara teknis, UH-60A tidak memiliki senjata apapun, tetapi bukan tanpa pertahanan. Lantaran setiap helikopter dapat dibekali sesuai kebutuhan karena dua dudukan pintle di setiap sisi airframe.
Berbagai senjata, termasuk senapan mesin M-60 GP 7.62mm, senapan mesin GAU-19/A kaliber 50, dan senapan mesin 6 laras General Electric M134 7.62mm dapat dipasang pada dudukan pintle, memberikan Black Hawk beberapa fleksibilitas. Inilah salah satu alasan Black Hawk bertahan di Angkatan Darat AS selama lebih dari 40 tahun.
Ada juga Sistem Dukungan Penyimpanan Eksternal (ESSS) yang memberikan akses ke dua fitur mirip sayap masing-masing dapat mendukung hingga 2,5 ton. Beberapa peralatan yang dimuat oleh tentara pada sistem pendukung adalah tangki bahan bakar 450-galon dan 230-galon atau berbagai rudal, termasuk 16 Hellfire.
Pada tahun 1989, Sikorsky mulai memodifikasi helikopter tersebut, yang menjadi UH-60L Black Hawk. Ia juga membuat beberapa varian helikopter tersebut, seperti SH-60B Seahawk untuk Angkatan Laut AS.
Dengan kapasitas model A untuk 11 tentara tempur yang dilengkapi penuh ditambah pilot, kopilot, dan dua kepala kru, Black Hawk memenuhi sejumlah peran pendukung mulai dari pengintaian hingga medevac.
Baca Juga: Helikopter Listrik Volocopter Siap Mengudara pada 2024
Secara teknis, UH-60A tidak memiliki senjata apapun, tetapi bukan tanpa pertahanan. Lantaran setiap helikopter dapat dibekali sesuai kebutuhan karena dua dudukan pintle di setiap sisi airframe.
Berbagai senjata, termasuk senapan mesin M-60 GP 7.62mm, senapan mesin GAU-19/A kaliber 50, dan senapan mesin 6 laras General Electric M134 7.62mm dapat dipasang pada dudukan pintle, memberikan Black Hawk beberapa fleksibilitas. Inilah salah satu alasan Black Hawk bertahan di Angkatan Darat AS selama lebih dari 40 tahun.
Ada juga Sistem Dukungan Penyimpanan Eksternal (ESSS) yang memberikan akses ke dua fitur mirip sayap masing-masing dapat mendukung hingga 2,5 ton. Beberapa peralatan yang dimuat oleh tentara pada sistem pendukung adalah tangki bahan bakar 450-galon dan 230-galon atau berbagai rudal, termasuk 16 Hellfire.
Lihat Juga :