Bagai Bidadari Surga, Rahasia Kecantikan Wanita Mesopotamia Terkuak
Selasa, 03 September 2024 - 10:08 WIB
Pewarna digunakan untuk menghias mata dan kulit dengan warna-warna menarik seperti putih, merah, kuning, biru, hijau, dan hitam.
Pewarna-powder ini ditemukan dalam sisa-sisa tanaman di cangkang makam kerajaan di Ur, menunjukkan betapa pentingnya estetika dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Untuk menjaga kelembutan kulit, wanita Mesopotamia memiliki rutinitas perawatan yang teliti. Mereka membersihkan tubuh dengan sabun dan air, serta melakukan pembersihan tambahan menggunakan minyak.
Metode ini tidak hanya membersihkan kulit, tetapi juga memberikan kelembutan dan keharuman yang khas. Selain itu, mereka menggunakan sisir indah yang terbuat dari kayu dan gading, termasuk sisir emas yang legendaris yang disebutkan dalam teks-teks yang ditujukan kepada kekasih Ishtar, dewi cinta dan perang.
Kosmetik mata adalah bagian penting dari rutinitas kecantikan wanita Mesopotamia. Kohl dan pewarna digunakan untuk mempertegas mata mereka.
Pewarna-powder ini ditemukan dalam sisa-sisa tanaman di cangkang makam kerajaan di Ur, menunjukkan betapa pentingnya estetika dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Untuk menjaga kelembutan kulit, wanita Mesopotamia memiliki rutinitas perawatan yang teliti. Mereka membersihkan tubuh dengan sabun dan air, serta melakukan pembersihan tambahan menggunakan minyak.
Metode ini tidak hanya membersihkan kulit, tetapi juga memberikan kelembutan dan keharuman yang khas. Selain itu, mereka menggunakan sisir indah yang terbuat dari kayu dan gading, termasuk sisir emas yang legendaris yang disebutkan dalam teks-teks yang ditujukan kepada kekasih Ishtar, dewi cinta dan perang.
Kosmetik mata adalah bagian penting dari rutinitas kecantikan wanita Mesopotamia. Kohl dan pewarna digunakan untuk mempertegas mata mereka.
Lihat Juga :