Penurunan Populasi Burung Hering Picu Kematian Setengah Juta Rakyat India

Selasa, 23 Juli 2024 - 22:00 WIB
Burung nasar adalah spesies pemakan bangkai yang sangat efisien. Mereka mampu membersihkan bangkai sapi dalam waktu 40 menit, meninggalkan tulang yang bersih. Hal ini membantu mencegah penyebaran penyakit dan menjaga lingkungan tetap bersih.

Penurunan populasi burung nasar di India dimulai pada tahun 1994, ketika obat anti-inflamasi yang disebut diklofenak mulai digunakan pada hewan ternak. Diklofenak beracun bagi burung nasar, dan menyebabkan mereka mati dalam waktu beberapa hari setelah menelan bangkai hewan yang diobati.

Hilangnya burung nasar telah berdampak besar pada ekosistem India. Populasi anjing dan tikus telah meningkat, dan hewan-hewan ini membawa penyakit seperti rabies dan leptospirosis. Hal ini telah menyebabkan peningkatan kematian manusia dan kerugian ekonomi yang signifikan.

Upaya sedang dilakukan untuk melestarikan populasi burung nasar di India. Ini termasuk melarang penggunaan diklofenak pada hewan ternak, meningkatkan kesadaran tentang pentingnya burung nasar, dan membiakkan burung nasar di penangkaran.

Penurunan populasi burung nasar di India adalah tragedi yang memiliki konsekuensi yang luas. Penting untuk mengambil tindakan untuk melestarikan burung-burung penting ini dan melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!