Tatyana Bakalchuk, Miliader Terkaya Rusia yang Bangun Kerajaan E-commerce saat Cuti Melahirkan
Rabu, 03 Juli 2024 - 19:20 WIB
Seiring berjalannya waktu, bisnis Wildberries berkembang pesat. Bakalchuk mulai merekrut karyawan untuk membantu pengiriman dan menyewa gudang untuk menyimpan stok barang yang semakin banyak. Pada 2006, seorang binaragawan Rusia bernama Sergei Anufriev berinvestasi di Wildberries. Saat ini, Bakalchuk memegang 99% saham perusahaan, sementara suaminya, Vladislav Bakalchuk, memiliki 1%.
Kesuksesan Wildberries
Pada 2023, Wildberries berhasil meraih pendapatan sebesar USD6 miliar (Rp98 triliun) dengan total nilai barang dagangan mencapai USD27,8 miliar (Rp414 triliun). Perusahaan ini menawarkan berbagai macam produk dari lebih dari 60.000 merek, termasuk pakaian, elektronik, dan perlengkapan rumah tangga.
Wildberries juga telah melebarkan sayapnya ke Eropa pada 2021, dengan membuka cabang di Jerman, Italia, Spanyol, dan Prancis.
Kesuksesan Wildberries
Pada 2023, Wildberries berhasil meraih pendapatan sebesar USD6 miliar (Rp98 triliun) dengan total nilai barang dagangan mencapai USD27,8 miliar (Rp414 triliun). Perusahaan ini menawarkan berbagai macam produk dari lebih dari 60.000 merek, termasuk pakaian, elektronik, dan perlengkapan rumah tangga.Wildberries juga telah melebarkan sayapnya ke Eropa pada 2021, dengan membuka cabang di Jerman, Italia, Spanyol, dan Prancis.
Gaya Hidup Sederhana
Meskipun menjadi miliarder, Bakalchuk dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan menjalani gaya hidup sederhana. Dalam sebuah wawancara dengan AFP pada 2018, ia menggambarkan dirinya sebagai seorang "introvert."Lihat Juga :