Selain Judi Online, Masyarakat Indonesia Juga Ketagihan Paylater
Jum'at, 28 Juni 2024 - 08:47 WIB
Indina Andamari, SVP Marketing & Communications Kredivo menyebut bahwa ada pemerataan adopsi Paylater ke berbagai wilayah hingga kepuasan pengguna dari lintas generasi. “Kedepannya industri Paylater bakal terus menggeliat," katanya.
Executive Director Katadata Insight Center Adek Media Roza menyebut bahwa selama 2023 transaksi Paylater secara offline mencapai puncak pada kuartal empat, yaitu sebesar 44% dari total seluruh transaksi.
Adopsi Paylater di kota tier 2 dan 3 menjadi pilihan bagi masyarakat untuk tetap berbelanja menggunakan Paylater tanpa hambatan infrastruktur digital dan tingginya ongkos kirim. Di sisi lain, transaksi Paylater secara online tetap didominasi oleh kota-kota tier 1 dengan kontribusi sebesar 50,5%.
Paylater juga tumbuh menjadi metode pembayaran pilihan untuk kebutuhan sehari-hari. Penggunaan Paylater meningkat pada enam dari tiga belas kategori produk, termasuk makanan (dari 16,6% pada 2022 menjadi 17,6% pada 2023), kesehatan dan kecantikan (dari 14,4% menjadi 15,8%), serta peralatan kantor dan alat tulis (dari 3,1% menjadi 4,2%).
Executive Director Katadata Insight Center Adek Media Roza menyebut bahwa selama 2023 transaksi Paylater secara offline mencapai puncak pada kuartal empat, yaitu sebesar 44% dari total seluruh transaksi.
Apa yang Menyebabkan Adopsi Paylater Semakin Tinggi?
Tren peningkatan transaksi offline terjadi selama libur akhir tahun dan promosi dari berbagai merchant. Kota-kota tier 2 dan 3 mendominasi transaksi Paylater di merchant offline, dengan persentase sebesar 53,1% dibandingkan kota-kota tier 1.Adopsi Paylater di kota tier 2 dan 3 menjadi pilihan bagi masyarakat untuk tetap berbelanja menggunakan Paylater tanpa hambatan infrastruktur digital dan tingginya ongkos kirim. Di sisi lain, transaksi Paylater secara online tetap didominasi oleh kota-kota tier 1 dengan kontribusi sebesar 50,5%.
Paylater juga tumbuh menjadi metode pembayaran pilihan untuk kebutuhan sehari-hari. Penggunaan Paylater meningkat pada enam dari tiga belas kategori produk, termasuk makanan (dari 16,6% pada 2022 menjadi 17,6% pada 2023), kesehatan dan kecantikan (dari 14,4% menjadi 15,8%), serta peralatan kantor dan alat tulis (dari 3,1% menjadi 4,2%).
Pengguna Berusia Lebih Tua Juga Tertarik Paylater
Temuan penting lainnya adalah peningkatan pengguna berusia di atas 36 tahun. Proporsi pengguna di usia ini tumbuh dari 27,8% pada tahun 2022 menjadi 29,6% pada 2023. Jumlah transaksi dari kelompok usia ini juga meningkat dari 31% menjadi 31,9%.Lihat Juga :