Teknologi Drone AI Digunakan untuk Mengukur Karbon di Kenya

Senin, 10 Juni 2024 - 01:06 WIB
"Ini merupakan upaya peremajaan Bumi melalui penggunaan teknologi perangkat lunak dan keras untuk menganalisis dan mengukur data tanah menggunakan drone berbasis kecerdasan buatan," kata Thana dalam sambutannya, Kamis (6/6/2024).

"Teknologi canggih ini dapat memberikan data geografis secara real-time yang akurat untuk mengukur deposit karbon di area survei tanah. Teknologi drone AI ini memiliki kapasitas untuk memberikan analisis data yang akurat sesuai dengan prosedur standar pengukuran yang ditetapkan," tambahnya.

Selain menghadirkan solusi yang bertujuan untuk memastikan akurasi pengukuran deposit karbon global dan proses penyemaian untuk menghijaukan kembali Bumi, Thana menyampaikan bahwa pihaknya juga telah meluncurkan LETS COIN, mata uang pelengkap digital.

Ia menyebut, LETS COIN dirancang untuk memberdayakan komunitas lokal dengan memungkinkan pedagang, pengusaha, dan pengguna lain untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi digital. LETSCOIN juga telah mendapatkan dukungan perbankan dari Deutsche Bank Jerman dan ABC Bank sebagai bank kustodian lokal.

“Let’s Coin bukanlah Mata Uang Kripto, melainkan sebuah Mata Uang Komplementer yang berfungsi sebagai sistem barter digital untuk pertukaran barang dan jasa. Let’s Coin beroperasi di bawah Blockchain Trust, serta terdaftar dalam Blockchain Registry di Amerika Serikat sebagai Organisasi Let’s Coin dan juga Bank Blockchain," jelasnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!