OpenAI Bongkar Propaganda Berbasis AI oleh Israel dan China
Sabtu, 01 Juni 2024 - 15:06 WIB
Dilansir Wion News, Sabtu (1/6/2024) pengungkapan OpenAI ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang potensi penyalahgunaan teknologi AI generatif, yang dapat menghasilkan teks, citra, dan audio seperti manusia dengan cepat dan mudah.
Menanggapi ancaman tersebut, OpenAI yang didukung Microsoft mengumumkan pembentukan Komite Keselamatan dan Keamanan, yang dipimpin oleh anggota dewan termasuk CEO Sam Altman, untuk mengawasi pelatihan model AI berikutnya.
Baca Juga: Pakar: Militer Israel Manipulasi Video Tahanan Palestina untuk Mempengaruhi Opini Publik
Meskipun ada operasi penipuan, OpenAI melaporkan kampanye ini tidak mencapai peningkatan keterlibatan atau jangkauan audiens melalui layanannya. Operasi tersebut termasuk campuran teks yang dibuat dengan AI dan tulisan tangan, serta meme yang disalin dari internet.
Selain itu, Meta Platforms, dalam laporan keamanan terbarunya yang dirilis pada Rabu, 29 Mei 2024, mengidentifikasi konten yang kemungkinan dibuat dengan AI yang digunakan untuk menipu di Facebook dan Instagram. Konten ini termasuk komentar yang memuji penanganan konflik Gaza oleh Israel yang diunggah di bawah entri dari organisasi berita global dan anggota parlemen AS.
Menanggapi ancaman tersebut, OpenAI yang didukung Microsoft mengumumkan pembentukan Komite Keselamatan dan Keamanan, yang dipimpin oleh anggota dewan termasuk CEO Sam Altman, untuk mengawasi pelatihan model AI berikutnya.
Baca Juga: Pakar: Militer Israel Manipulasi Video Tahanan Palestina untuk Mempengaruhi Opini Publik
Meskipun ada operasi penipuan, OpenAI melaporkan kampanye ini tidak mencapai peningkatan keterlibatan atau jangkauan audiens melalui layanannya. Operasi tersebut termasuk campuran teks yang dibuat dengan AI dan tulisan tangan, serta meme yang disalin dari internet.
Selain itu, Meta Platforms, dalam laporan keamanan terbarunya yang dirilis pada Rabu, 29 Mei 2024, mengidentifikasi konten yang kemungkinan dibuat dengan AI yang digunakan untuk menipu di Facebook dan Instagram. Konten ini termasuk komentar yang memuji penanganan konflik Gaza oleh Israel yang diunggah di bawah entri dari organisasi berita global dan anggota parlemen AS.
(msf)
Lihat Juga :