Punah pada 1920, Sehelai Bulu Burung Huia Harganya Tembus Rp450 Jutaan
Minggu, 26 Mei 2024 - 16:24 WIB
Burung huia dianggap suci oleh Māori dan bulunya digunakan sebagai hiasan kepala.
Penampakan terakhir spesies ini terjadi pada tahun 1907, namun beberapa penampakan yang belum terverifikasi dilaporkan selama 30 tahun berikutnya.
“Kami senang bahwa bulu unik ini mendapatkan penawaran yang tinggi,” kata Kepala Seni Dekorasi Webb Auctioneers, Leah Morris.
Morris mengatakan kepada BBC bahwa bulu pemecah rekor dunia itu 'dalam kondisi sempurna'.
Burung Huia adalah burung penyanyi yang telah punah dari Selandia Baru. Burung ini terkenal dengan bulunya yang indah, terutama bulu jantan yang memiliki ujung berwarna putih. Bagi orang Maori, bulu Huia adalah benda suci dan simbol status tinggi. Bulunya digunakan untuk hiasan kepala upacara dan hanya dipakai oleh orang-orang berpangkat tinggi.
Penampakan terakhir spesies ini terjadi pada tahun 1907, namun beberapa penampakan yang belum terverifikasi dilaporkan selama 30 tahun berikutnya.
“Kami senang bahwa bulu unik ini mendapatkan penawaran yang tinggi,” kata Kepala Seni Dekorasi Webb Auctioneers, Leah Morris.
Morris mengatakan kepada BBC bahwa bulu pemecah rekor dunia itu 'dalam kondisi sempurna'.
Burung Huia adalah burung penyanyi yang telah punah dari Selandia Baru. Burung ini terkenal dengan bulunya yang indah, terutama bulu jantan yang memiliki ujung berwarna putih. Bagi orang Maori, bulu Huia adalah benda suci dan simbol status tinggi. Bulunya digunakan untuk hiasan kepala upacara dan hanya dipakai oleh orang-orang berpangkat tinggi.
Lihat Juga :