Punah pada 1920, Sehelai Bulu Burung Huia Harganya Tembus Rp450 Jutaan
Minggu, 26 Mei 2024 - 16:24 WIB
Pada awal abad ke-20, Huia menjadi mangsa perburuan liar yang berlebihan karena bulunya yang berharga. Selain itu, habitatnya juga dihancurkan oleh pembukaan hutan. Akibatnya, Huia punah pada tahun 1920-an.
Pada tahun 2024, seutas bulu Huia jantan terjual dalam lelang dengan harga NZD 46.521, atau sekitar Rp 457 juta. Ini menjadikan bulu tersebut sebagai bulu burung termahal di dunia.
Meskipun Huia telah punah, bulunya masih menjadi benda yang dihormati dan dihargai oleh orang Maori. Bulu-bulu ini disimpan sebagai pusaka keluarga dan sering digunakan dalam upacara-upacara adat.
Pada tahun 2024, seutas bulu Huia jantan terjual dalam lelang dengan harga NZD 46.521, atau sekitar Rp 457 juta. Ini menjadikan bulu tersebut sebagai bulu burung termahal di dunia.
Meskipun Huia telah punah, bulunya masih menjadi benda yang dihormati dan dihargai oleh orang Maori. Bulu-bulu ini disimpan sebagai pusaka keluarga dan sering digunakan dalam upacara-upacara adat.
(wbs)
Lihat Juga :