Suhu Bumi Akan Lebih Panas dari Sekarang, NASA Beberkan Fakta Ini

Kamis, 09 Mei 2024 - 15:10 WIB
Spaceweather.com melaporkan bahwa dampak pada Merkurius bersifat spekulatif, karena saat ini tidak ada wahana antariksa yang berada di sekitar planet tersebut untuk melakukan pengamatan langsung.

Para ilmuwan menduga bahwa letusan ini menghasilkan filamen besar yang melampaui batas Matahari.

Dampak letusan ini tidak hanya dirasakan di Bumi. Para ilmuwan menduga bahwa Merkurius, planet terdekat dengan Matahari, kemungkinan besar terkena dampak langsung dari letusan tersebut. Hal ini didasarkan pada beberapa pengamatan:

Pesawat luar angkasa MESSENGER NASA yang mengorbit Merkurius mendeteksi perubahan signifikan pada medan magnet planet tersebut pada 10 Maret. Perubahan ini menunjukkan bahwa Merkurius kemungkinan besar terkena aliran plasma berkecepatan tinggi dari Matahari.

Pesawat luar angkasa MESSENGER juga mendeteksi peningkatan aktivitas aurora di Merkurius pada 10 Maret. Aurora ini disebabkan oleh plasma Matahari yang berinteraksi dengan atmosfer Merkurius.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!