Sssttt, Sharp Indonesia Mau Goyang Pasar Notebook Nasional
Senin, 17 Agustus 2020 - 16:03 WIB
Dilengkapi serangkaian port komprehensif, memungkinkan Sharp dynabook Satellite Pro L40-G terintegrasi penuh dengan lingkungan kerja pengguna, seperti USB-C, port USB-A, HDMI dan LAN Gigabit, serta jack headphone/mikrofon. Foto/ist
JAKARTA - Sejak tahun lalu beredar kabar Sharp Electronics Indonesia akan mendatangkan produk notebook ke Tanah Air. Sekarang kabar itu menjadi kenyataan.(Baca juga: Rayakan Penjualan 20 Juta Lemari Es di Indonesia, Sharp Rilis Kirei Sakura )
Di kuartal ketiga 2020, Sharp Indonesia melakukan gebrakan dengan memperkenalkan lini bisnis baru melalui peluncuran produk notebook ke pasar IT nasional. Setelah secara resmi mengakuisi 100% saham dynabook Inc pada akhir Juni 2020 dan diumumkan pada awal Agustus lalu, Sharp Corporation semakin serius dalam menggarap pasar notebook.
Tetap menggunakan dynabook sebagai merek dagang resmi, Sharp menggabungkan pengetahuan dalam bidang teknologi dan tradisi dynabook yang sarat nilai pelayanan guna memenuhi kebutuhan pelanggannya. Era New Normal pun dijadikan pijakan pabrikan Jepang itu untuk "membumikan" perangkat laptop-nya ke masyarakat.
Seperti diketahui, pergeseran gaya hidup masyarakat Indonesia akibat pandemik COVID-19 telah memengaruhi cara setiap orang beraktivitas sehari–hari. Penggunaan notebook baik untuk kegiatan belajar dan mengajar serta virtual meeting meningkat secara tajam.
National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Andry Adi Utomo, mengatakan, diberlakukannya program Work From Home (WFH) dan belajar online oleh sekolah-sekolah di seluruh Indonesia melatarbelakangi peningkatan permintaan pada produk notebook.
Di kuartal ketiga 2020, Sharp Indonesia melakukan gebrakan dengan memperkenalkan lini bisnis baru melalui peluncuran produk notebook ke pasar IT nasional. Setelah secara resmi mengakuisi 100% saham dynabook Inc pada akhir Juni 2020 dan diumumkan pada awal Agustus lalu, Sharp Corporation semakin serius dalam menggarap pasar notebook.
Tetap menggunakan dynabook sebagai merek dagang resmi, Sharp menggabungkan pengetahuan dalam bidang teknologi dan tradisi dynabook yang sarat nilai pelayanan guna memenuhi kebutuhan pelanggannya. Era New Normal pun dijadikan pijakan pabrikan Jepang itu untuk "membumikan" perangkat laptop-nya ke masyarakat.
Seperti diketahui, pergeseran gaya hidup masyarakat Indonesia akibat pandemik COVID-19 telah memengaruhi cara setiap orang beraktivitas sehari–hari. Penggunaan notebook baik untuk kegiatan belajar dan mengajar serta virtual meeting meningkat secara tajam.
National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Andry Adi Utomo, mengatakan, diberlakukannya program Work From Home (WFH) dan belajar online oleh sekolah-sekolah di seluruh Indonesia melatarbelakangi peningkatan permintaan pada produk notebook.
Lihat Juga :