Misteri Ratusan Mumi Cekungan Tarim Akhirnya Terpecahkan
Rabu, 20 Maret 2024 - 20:02 WIB
Baca Juga: Mumi Lady Dai Wanita Tercantik dari China Ternyata Lebih Awet dari Firaun
Para peneliti memperkirakan Mumi Cekungan Tarim ini hidup antara tahun 2.100 SM dan 1.700 SM. DNA mereka menunjukkan hubungan dengan populasi kuno yang menghilang dari Eurasia setelah zaman es terakhir, dan merupakan nenek moyang masyarakat adat di Siberia dan Amerika saat ini.
Yang menarik, meskipun terisolasi secara geografis, Mumi Cekungan Tarim menunjukkan bukti adaptasi dan pertukaran budaya. Mereka mengenakan pakaian wol tenun, membangun sistem irigasi, menanam gandum dan millet, serta memelihara domba, kambing, dan sapi untuk menghasilkan keju.
Pemakaman mereka pun tak kalah unik. Mumi-mumi ini dikuburkan di dalam perahu yang dilindungi kulit sapi, dengan dayung diletakkan di dekat kepala. Tradisi ini, yang tidak ditemukan di tempat lain di wilayah tersebut, lebih mirip dengan praktik bangsa Viking.
Baca Juga: Mengenal Rosalia Lombardo, Mumi Tercantik di Dunia
Para peneliti memperkirakan Mumi Cekungan Tarim ini hidup antara tahun 2.100 SM dan 1.700 SM. DNA mereka menunjukkan hubungan dengan populasi kuno yang menghilang dari Eurasia setelah zaman es terakhir, dan merupakan nenek moyang masyarakat adat di Siberia dan Amerika saat ini.
Yang menarik, meskipun terisolasi secara geografis, Mumi Cekungan Tarim menunjukkan bukti adaptasi dan pertukaran budaya. Mereka mengenakan pakaian wol tenun, membangun sistem irigasi, menanam gandum dan millet, serta memelihara domba, kambing, dan sapi untuk menghasilkan keju.
Pemakaman mereka pun tak kalah unik. Mumi-mumi ini dikuburkan di dalam perahu yang dilindungi kulit sapi, dengan dayung diletakkan di dekat kepala. Tradisi ini, yang tidak ditemukan di tempat lain di wilayah tersebut, lebih mirip dengan praktik bangsa Viking.
Baca Juga: Mengenal Rosalia Lombardo, Mumi Tercantik di Dunia
Lihat Juga :