Startup dengan Valuasi Rp23 T Ingin Hidupkan Lagi Mamut

Sabtu, 09 Maret 2024 - 18:58 WIB
Gamet adalah sel sperma dan sel telur yang membuahi untuk menghasilkan embrio. Jika para ilmuwan dapat membuatnya di laboratorium, mereka dapat menciptakannya tanpa harus memanennya dari gajah.

“Tujuannya, menurut saya, adalah untuk mengubah iPSC ini menjadi sperma dan sel telur, yang memungkinkan fertilisasi in-vitro dan akhirnya, menjadikannya organisme pengganti (surrogate)," kata Vincent Lynch, ahli biologi perkembangan dan profesor di Universitas Buffalo, New York, yang tidak terlibat dalam pekerjaan Colossal, kepada Live Science.

Baca Juga: Ilmuwan Temukan Ritual Aneh yang Dilakukan Gajah saat Mengubur Anaknya

"Metode ini cukup menantang dan belum dikembangkan, tetapi hanya masalah waktu," kata Lynch

Penelitian tersebut juga dapat membantu para ilmuwan lebih memahami bagaimana gajah membawa bayi mereka. "Masa gestasi gajah sangat panjang dan kompleks, jadi sangat penting untuk memahami aspek biologi perkembangan pada biologi gajah," kata Eriona Hysolli, kepala ilmu biologi dan pemimpin proyek mammoth di Colossal Biosciences, kepada Live Science.

Namun, ini tidak berarti tim akan meluncurkan bayi mamuth besok, kata Hysoli kepada Live Science.

Memahami cara mengubah sel induk gajah ini menjadi sel dari spesies punah akan menjadi tantangan lain yang harus diatasikedepannya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!