Ilmuwan Soroti Dampak Satelit Starlink, Berpengaruh Signifikan terhadap Iklim
Kamis, 07 Maret 2024 - 18:10 WIB
SpaceX juga mencatat bahwa risiko yang ditimbulkan oleh satelit yang mengorbit yaitu praktis nol, karena mereka terbakar. Meskipun klaim SpaceX mengenai keamanan deorbitasi satelit, para ilmuwan menyatakan kekhawatiran tentang dampak potensialnya pada iklim Bumi.
‘Pembakaran’ Starlink akan meninggalkan jutaan partikel satelit ruang angkasa di atmosfer, dan studi sebelumnya menunjukkan bahwa logam dari wahana antariksa dapat menguras lapisan ozon di stratosfer.
Baca Juga: Dianggap Berbahaya China Didesak untuk Hancurkan Jaringan Satelit Starlink
Berdasarkan hal ini, para klimatolog khawatir bahwa sisa-sisa satelit dapat memperburuk krisis iklim yang ada. Menurut para ahli, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dampak alat luar angkasa terhadap atmosfer dan iklim Bumi, karena sisa-sisa aktivitas manusia di luar angkasa dapat membentuk awan stratosfer polar, yang berkontribusi pada penipisan lapisan ozon.
Selain itu, para ilmuwan menekankan bahwa membersihkan sampah luar angkasa adalah prioritas bagi sektor luar angkasa.
‘Pembakaran’ Starlink akan meninggalkan jutaan partikel satelit ruang angkasa di atmosfer, dan studi sebelumnya menunjukkan bahwa logam dari wahana antariksa dapat menguras lapisan ozon di stratosfer.
Baca Juga: Dianggap Berbahaya China Didesak untuk Hancurkan Jaringan Satelit Starlink
Berdasarkan hal ini, para klimatolog khawatir bahwa sisa-sisa satelit dapat memperburuk krisis iklim yang ada. Menurut para ahli, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dampak alat luar angkasa terhadap atmosfer dan iklim Bumi, karena sisa-sisa aktivitas manusia di luar angkasa dapat membentuk awan stratosfer polar, yang berkontribusi pada penipisan lapisan ozon.
Selain itu, para ilmuwan menekankan bahwa membersihkan sampah luar angkasa adalah prioritas bagi sektor luar angkasa.
(msf)
Lihat Juga :