Jutaan Kode Keamanan Google, WhatsApp, Facebook, dan TikTok Bocor di Internet

Rabu, 06 Maret 2024 - 18:29 WIB
“Banyak perusahaan memindahkan server produksi mereka ke cloud tetapi autentikasi dasar dan enkripsi tidak dilakukan. Basis data yang terekspos menunjukkan, bahwa metode untuk menyimpan dan memproses 2FA harus lebih kuat dan aman," ujar Sen.

Jake Moore, penasihat keamanan siber global di ESET, mengatakan, kata sandi sekali pakai melalui SMS adalah pilihan yang jauh lebih aman daripada mengandalkan kata sandi saja. Tetapi ketika ancaman kini berlapis-lapis, akun-akun memerlukan perlindungan multi-lapis yang paling kuat agar tetap aman.

Baca Juga: Facebook dan Instagram Down, Elon Musk Jadikan Lelucon

"Kunci sandi, aplikasi pengautentikasi, dan kunci keamanan fisik semuanya menawarkan perlindungan yang lebih aman. Jadi, ketika menyiapkan keamanan sekarang lebih mudah dari sebelumnya. Siapa pun yang hanya mengandalkan kata sandi atau menggunakan kode SMS 2FA mungkin ingin mempertimbangkan kembali pilihan awal mereka,"kataJake.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!