Mengenal Pulsed Electric Field, Inovasi Teknologi Canggih Karya Dosen UB
Rabu, 28 Februari 2024 - 13:48 WIB
"Contohnya minyak sirih yang diekstrak yang biasanya memakan waktu 8 jam, dengan teknologi PEF itu hanya 4 sampai 6 jam bisa habis terestraksi semua," katanya.
"Konsep PEF ini memecah dinding sel di mana pada dinding sel itu ada bioaktif yang ingin kita ekstrak. Memang investasi alatnya ini seharga 15 juta, bagi UMKM yang kecil ini memang mahal."
Tapi bila dihitung-hitung untuk investasi harian dalam waktu dua tahun biaya Rp15 juta untuk alat ini bisa kembali. Terlebih melihat manfaat dan pemanfaatan nilai tambah dari bahan baku alam yang dimiliki oleh alam Indonesia.
"Kalau dari sisi hasil dua tahun bisa balik modal. Kalau biaya Rp15 juta, tapi kalau dihitung sebulan hanya Rp65 ribu. Dihitung harus dipahami sebetulnya murah itu, cuma memang beratnya di awal. Jadi harus kerjasama permodalan mungkin bagi para UMKM," katanya.
"Konsep PEF ini memecah dinding sel di mana pada dinding sel itu ada bioaktif yang ingin kita ekstrak. Memang investasi alatnya ini seharga 15 juta, bagi UMKM yang kecil ini memang mahal."
Tapi bila dihitung-hitung untuk investasi harian dalam waktu dua tahun biaya Rp15 juta untuk alat ini bisa kembali. Terlebih melihat manfaat dan pemanfaatan nilai tambah dari bahan baku alam yang dimiliki oleh alam Indonesia.
"Kalau dari sisi hasil dua tahun bisa balik modal. Kalau biaya Rp15 juta, tapi kalau dihitung sebulan hanya Rp65 ribu. Dihitung harus dipahami sebetulnya murah itu, cuma memang beratnya di awal. Jadi harus kerjasama permodalan mungkin bagi para UMKM," katanya.
(msf)
Lihat Juga :