Riset F5 Sebut Konsumen Lebih Peduli Kenyamanan Dibanding Keamanan Data

Kamis, 13 Agustus 2020 - 21:18 WIB
Dalam situasi yang krusial seperti ini, lanjut dia, perusahaan-perusahaan harus bekerja dengan lebih keras dalam membenahi kekuatan keamanan mereka untuk melindungi data pelanggan dan internal perusahaan.



Supaya terus bisa kompetitif dalam kondisi seperti ini, berbagai perusahaan harus terus menyediakan pengalaman digital yang unik, berperforma tinggi, dan aman secara konsisten sembari memenuhi persyaratan dan kewajiban keamanan yang rumit. Mereka juga harus memastikan pengalaman pengguna yang nyaman, mulus, dan mudah digunakan.

"Guna mencapai tujuan ini, perusahaan harus berkaca pada sumber daya yang belum mereka sentuh, yakni para pelanggan," ujarnya.

Laporan Curve of Convenience 2020 menunjukkan, 27% responden bahkan tidak menyadari terjadinya pembobolan pada situs pemerintah atau aplikasi yang banyak digunakan. Sehingga, sangat penting untuk memperlakukan pelanggan seperti sekutu dalam mencapai tujuan bersama untuk pengalaman digital yang menyenangkan dan aman.



Pengguna, jika dibekali dengan informasi yang tepat, bisa meningkatkan kewaspadaan mereka untuk berbagi data atau bahkan menuntut transparansi mengenai bagaimana data mereka akan digunakan. “Sangat penting bagi para perusahaan untuk membekali tenaga kerja mereka dengan skill yang diperlukan. Di samping melibatkan pelanggan dalam perjalanan keamanan-kenyamanan ini untuk menghentikan ancaman siber,” tambah Saurabh.

"Di saat pandemi mengubah hidup kita, perusahaan harus meningkatkan upaya transformasi digital mereka. Konsumen menuntut lebih banyak dari aplikasi yang biasa digunakan untuk bermain, bekerja, dan terhubung,” timpal Adam Judd, Senior Vice President, Asia Pasifik, China, dan Jepang di F5.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!