Virus Baru dari Kelelawar yang Bisa Mematikan Manusia Ditemukan di Thailand
Senin, 15 Januari 2024 - 11:25 WIB
"Penting untuk terus memantau kelelawar dan hewan lain yang dapat menjadi inang virus ini," tambahnya.
PCoV-2 adalah salah satu dari banyak virus yang ditemukan pada kelelawar. Kelelawar dikenal sebagai reservoir virus, yang berarti bahwa mereka dapat terinfeksi virus tanpa menunjukkan gejala penyakit.
Virus kelelawar telah menjadi perhatian para ilmuwan karena beberapa virus yang ditemukan pada kelelawar telah menyebabkan pandemi pada manusia, termasuk virus SARS, virus MERS, dan virus Ebola.
Penemuan PCoV-2 di Thailand menambah daftar virus kelelawar yang berpotensi berbahaya bagi manusia.
PCoV-2 adalah salah satu dari banyak virus yang ditemukan pada kelelawar. Kelelawar dikenal sebagai reservoir virus, yang berarti bahwa mereka dapat terinfeksi virus tanpa menunjukkan gejala penyakit.
Virus kelelawar telah menjadi perhatian para ilmuwan karena beberapa virus yang ditemukan pada kelelawar telah menyebabkan pandemi pada manusia, termasuk virus SARS, virus MERS, dan virus Ebola.
Penemuan PCoV-2 di Thailand menambah daftar virus kelelawar yang berpotensi berbahaya bagi manusia.
(wbs)
Lihat Juga :