Pertama Kali, Gigi Megalodon Ditemukan di Gunung Laut Sedalam 3.000 Meter
Jum'at, 05 Januari 2024 - 16:02 WIB
“Artinya peneliti menemukan fosil tersebut di tempat peristirahatan aslinya. Sebagian besar fosil laut dalam dikumpulkan dengan cara menyeret jaring di sepanjang dasar laut, sehingga para peneliti kehilangan informasi penting seperti lokasi tepatnya,” tulis Ocean Exploration Trust pada 4 Januari 2024.
Nicolas Straube, profesor di Museum Universitas Bergen di Norwegia, menggambarkan penemuan gigi megalodon ini sebagai penemuan yang luar biasa. “Fosil ini ditemukan di wilayah laut dalam yang sangat terpencil sehingga fosil megalodon jarang terdokumentasi,” katanya.
Megalodon adalah hiu terbesar yang pernah hidup, tumbuh hingga panjang setidaknya 15 meter dan berpotensi mencapai panjang 20 meter. Predator besar ini berada di puncak rantai makanan laut sekitar 20 juta tahun lalu hingga punah sekitar 3,6 juta tahun lalu.
Gigi megalodon adalah fosil yang relatif umum ditemukan, karena setiap megalodon memiliki sekitar 276 gigi. Namun, sebagian besar fosil ini ditemukan di daratan dekat garis pantai atau sungai, bukan di laut dalam, yang jarang dieksplorasi.
Nicolas Straube, profesor di Museum Universitas Bergen di Norwegia, menggambarkan penemuan gigi megalodon ini sebagai penemuan yang luar biasa. “Fosil ini ditemukan di wilayah laut dalam yang sangat terpencil sehingga fosil megalodon jarang terdokumentasi,” katanya.
Megalodon adalah hiu terbesar yang pernah hidup, tumbuh hingga panjang setidaknya 15 meter dan berpotensi mencapai panjang 20 meter. Predator besar ini berada di puncak rantai makanan laut sekitar 20 juta tahun lalu hingga punah sekitar 3,6 juta tahun lalu.
Gigi megalodon adalah fosil yang relatif umum ditemukan, karena setiap megalodon memiliki sekitar 276 gigi. Namun, sebagian besar fosil ini ditemukan di daratan dekat garis pantai atau sungai, bukan di laut dalam, yang jarang dieksplorasi.
Lihat Juga :