Nikon, Sony dan Canon Uji Coba Teknologi Baru untuk Bedakan Foto Asli dan Buatan AI

Kamis, 04 Januari 2024 - 19:03 WIB
Selain itu, perusahaan akan memperkenalkan layanan verifikasi berbasis web untuk mengautentikasi foto secara gratis. Untuk gambar yang dilengkapi dengan watermark, situs web verifikasi akan menampilkan tanggal dan kredensial tertanam lainnya.

Dilansir dari Techspot, Kamis (4/1/2024), langkah ini penting mengingat pabrikan Jepang menguasai sekitar 90 persen pasar kamera global. Sony berencana menggabungkan teknologi ini ke dalam tiga kamera SLR mirrorless "kelas profesional" melalui pembaruan firmware dan akan menyediakan server otentikasi sendiri untuk memverifikasi integritas tanda tangan digital.

Baca Juga: Google Photos Hadirkan Magic Editor AI, Edit Foto Jadi Makin Mudah

Sementara Canon akan menawarkan layanan autentikasi serupa pada 2024, dan perusahaan secara aktif mengembangkan solusi untuk memasukkan tanda tangan digital ke dalam konten video. Canon telah berkolaborasi dalam inisiatif ini dengan kantor berita dan universitas sejak tahun 2019.

Maraknya layanan AI generatif telah menyebabkan terciptanya konten deepfake yang semakin canggih dan manipulasi gambar dari individu-individu terkemuka. Selain itu, kecepatan pembuatannya pun semakin cepat, dengan model generatif baru dari Universitas Tsinghua yang mampu menghasilkan sekitar 700.000 gambar per hari.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!