Pembatasan Windows 11, Jutaan Komputer Terancam Jadi Sampah

Sabtu, 23 Desember 2023 - 21:23 WIB
"Keputusan Microsoft akan memperburuk masalah sampah elektronik industri dan menyoroti peran vendor OS dalam memungkinkan model IT yang bersifat sirkular," kata peneliti Canalys.

Windows 11 dari Microsoft seharusnya membantu mendukung pasar PC yang sedang kesulitan saat pelanggan bersiap untuk siklus pembaruan lainnya - tetapi penghentian dukungan untuk Windows 10 bisa mencegah ratusan juta perangkat mendapatkan kehidupan kedua, meninggalkan banyak yang berpotensi berakhir di tempat pembuangan sampah.

Namun, perkiraan 240 juta komputer akan berakhir di tempat sampah pada 2025 mungkin sedikit berkurang. Lantaran Microsoft telah mengumumkan akan menawarkan pembaruan keamanan tambahan untuk Windows 10 hingga 2028.

Tentu saja, melanjutkan cakupan EOL tidak gratis atau murah. Hanya sebagian kecil pelanggan dengan PC usang, terutama bisnis, yang akan membayar untuk itu. Microsoft juga akan mendapatkan keuntungan dari permintaan yang diperbarui untuk Windows 11 yang dibawa oleh penutupan Windows 10.

Baca Juga: Cara Mengatasi Gagal Booting Windows 11, Kenali dan Pahami

Lalu ada Linux dan upaya pemanfaatan ulang yang perlu dipertimbangkan. Sejumlah kecil hingga sedang komputer Windows 10 akan mendapatkan kehidupan baru sebagai komputer dan server Linux. Lainnya akan terus menjalankan Win10 untuk fungsi seperti pengujian dan penelitian. Jaringan air gap mengurangi kebutuhan untuk pembaruan keamanan baru dan memungkinkan Windows 10 tetap dapat digunakan secara tak terbatas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!