Ajaib, Plester Ini Ubah Keringat Jadi Tenaga Baterai
Sabtu, 16 Desember 2023 - 16:00 WIB
Ketua tim peneliti Joseph Wang mengembangkan teknologi ini sejak delapan tahun lalu. Obyek yang pertama kali digunakan, yaitu melalui tato di kulit. Lalu, prmanfaatan energi berbasis keringat juga dipadukan dengan tekstil. Tim menciptakan sel biofuel di bagian dada, yang dapat mengubah keringat menjadi energi listrik saat pemakaiannya berjalan atau berlari sejak tahun lalu.
Baca Juga: Terobosan Baru, Ilmuwan Ciptakan Pulau Panel Surya Terapung
Dari sisi perhitungan energi, ketika pengguna plester tidur selama 10 jam saja sudah cukup untuk menghasilkan 400 milijouel energi yang cukup untuk mengisi daya jam tangan bertenaga baterai selama 24 jam.
Peralihan ke pengisian daya berbasis keringat dapat membuat perangkat seperti monitor detak jantung, alat bantu dengar, dan lensa kontak augmented reality lebih mudah dipakai.
MG/Athaya Ramadhan
Baca Juga: Terobosan Baru, Ilmuwan Ciptakan Pulau Panel Surya Terapung
Dari sisi perhitungan energi, ketika pengguna plester tidur selama 10 jam saja sudah cukup untuk menghasilkan 400 milijouel energi yang cukup untuk mengisi daya jam tangan bertenaga baterai selama 24 jam.
Peralihan ke pengisian daya berbasis keringat dapat membuat perangkat seperti monitor detak jantung, alat bantu dengar, dan lensa kontak augmented reality lebih mudah dipakai.
MG/Athaya Ramadhan
(msf)
Lihat Juga :