Kisah di Balik Point Nemo, Tempat Tersepi di Bumi
Selasa, 05 Desember 2023 - 18:05 WIB
Sti Lemmens, analis sampah luar angkasa di Badan Antariksa Eropa bersama para peneliti lainnya mengidentifikasi partikel alumunium di atmosfer, yang mereka yakini bukan berasal dari meteorit atau bumi. Kemungkinan besar itu berasal dari pesawat ruang angkasa yang hancur ketika mereka kembali memasuki atmosfer yang berpotensi menyebabkan polusi sebelum mencapai kedalaman laut Point Nemo.
Baca Juga: Puing-puing Benda Luar Angkasa Milik China Berjatuhan di India
Saat ini telah ditemukan 40.000 obyek buatan manusia yang diketahui mengorbit di planet Bumi. Semakin padat kumpulan puing-puing luar angkasa , semakin besar pula risiko terjadinya tabrakan.
Akibatnya, muncul sebuah pertanyaan tentang konsekuensi dari menjatuhkan kembali benda-benda tersebut ke area terpencil . "Sebagai konsekuensi dari menjaga kebersihan ruang angkasa, kita harus memastikan bahwa kita tidak mencemari Bumi secara sia-sia,” kata Lemmes.
MG/Athaya Ramadhan
Baca Juga: Puing-puing Benda Luar Angkasa Milik China Berjatuhan di India
Saat ini telah ditemukan 40.000 obyek buatan manusia yang diketahui mengorbit di planet Bumi. Semakin padat kumpulan puing-puing luar angkasa , semakin besar pula risiko terjadinya tabrakan.
Akibatnya, muncul sebuah pertanyaan tentang konsekuensi dari menjatuhkan kembali benda-benda tersebut ke area terpencil . "Sebagai konsekuensi dari menjaga kebersihan ruang angkasa, kita harus memastikan bahwa kita tidak mencemari Bumi secara sia-sia,” kata Lemmes.
MG/Athaya Ramadhan
(msf)
Lihat Juga :