Begini Cara TikTok Meredam Hoax dan Misinformasi di Platform Mereka

Sabtu, 02 Desember 2023 - 09:24 WIB
Tapi, mengapa harus 2 sisi? Menurut Anggi, untuk memberantas misinformasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

Tim Moderasi Manusia dan Mesin

Anggini mengatakan, dari sisi TikTok, mereka memiliki tim moderasi yang mengkombinasikan teknologi mesin dan tim moderasi manusia. Kombinasi kedua hal ini penting untuk memberikan konteks lokal terhadap suatu konten dan memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna dijaga dari berbagai sisi.

“Jadi, saat pengguna mengunggah sebuah konten, konten tersebut tidak langsung terunggah. Konten akan melewati beberapa proses moderasi terlebih dahulu, dimulai dari analisis konten secara otomatis,” ujarnya.

Jika sudah melewati tahapan ini dan tidak terindikasi adanya pelanggaran, maka konten tersebut bisa langsung tayang. Sedangkan jika terkena flagging, nanti akan diteruskan ke moderasi manusia untuk ditinjau ulang. Jika lolos, maka konten akan terunggah. “Dan sebaliknya, jika tidak sesuai dengan Panduan Komunitas kami, maka konten tidak akan ditayangkan,” jelas Anggini.

Outreach & Partnerships, Trust & Safety, TikTok Indonesia Anbar Jayadi menambahkan, Panduan Komunitas merupakan aturan yang harus dipatuhi oleh semua pengguna ketika berinteraksi dan berkreasi di platform tersebut.

”Panduan Komunitas merupakan serangkaian norma dan kode etik umum untuk TikTok. Termasuk memberikan panduan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk menciptakan ruang yang ramah bagi semua orang,” ungkap Anbar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!