Sinar Kosmik Misterius Hantam Bumi, Ilmuwan Jepang Sebut Partikel Amaterasu
Jum'at, 24 November 2023 - 18:01 WIB
Partikel khusus ini memiliki energi sebesar 244 EeV, yang menjadikannya sinar kosmik paling energik sejak partikel Oh My God" (OMG) pada tahun 1991. OMG merupakan sinar kosmik paling kuat yang pernah terdeteksi, dengan energi sebesar 320 EeV dan melakukan perjalanan dengan kecepatan lebih dari 99,9% kecepatan cahaya.
Para peneliti dari Osaka Metropolitan University (OMU) menggambarkan sinar kosmik ini dalam sebuah studi baru yang akan dipublikasikan di jurnal Science pada 24 November. Mereka menamai partikel misterius itu "Amaterasu" dewa matahari dari agama Shinto yang diyakini telah membantu menciptakan Jepang.
“Ketika saya pertama kali menemukan sinar kosmik berenergi ultra tinggi (UHE) ini, saya pikir pasti ada kesalahan. Sebab, sinar ini menunjukkan tingkat energi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam 3 dekade terakhir,” kata Toshihiro Fujii, ahli astrofisika di OMU dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Jumat (24/1/2023).
Para ilmuwan tidak yakin dari mana asal sinar UHE. Sebab, arah kedatangannya menunjukkan kekosongan dalam struktur alam semesta berskala besar. Wilayah ini tidak diketahui memiliki galaksi, nebula, atau struktur kosmik lainnya.
Para peneliti dari Osaka Metropolitan University (OMU) menggambarkan sinar kosmik ini dalam sebuah studi baru yang akan dipublikasikan di jurnal Science pada 24 November. Mereka menamai partikel misterius itu "Amaterasu" dewa matahari dari agama Shinto yang diyakini telah membantu menciptakan Jepang.
“Ketika saya pertama kali menemukan sinar kosmik berenergi ultra tinggi (UHE) ini, saya pikir pasti ada kesalahan. Sebab, sinar ini menunjukkan tingkat energi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam 3 dekade terakhir,” kata Toshihiro Fujii, ahli astrofisika di OMU dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Jumat (24/1/2023).
Para ilmuwan tidak yakin dari mana asal sinar UHE. Sebab, arah kedatangannya menunjukkan kekosongan dalam struktur alam semesta berskala besar. Wilayah ini tidak diketahui memiliki galaksi, nebula, atau struktur kosmik lainnya.
Lihat Juga :