Mengenal Yakhchal, Kulkas Kuno di Padang Pasir

Kamis, 23 November 2023 - 18:57 WIB
Selain menyimpan air minum, yakhchal juga digunakan untuk menjaga makanan seperti buah, produk susu, dan mungkin daging agar tetap dingin sehingga tahan lebih lama. Banyak Yakhchal di Iran, Afghanistan, dan bagian lain dari Asia Barat dan Tengah masih berdiri bahkan setelah ribuan tahun. Mereka mewakili sisa-sisa kejayaan Persia kuno dan merupakan bagian dari warisan budaya Iran.

Baca Juga: 5 Teknologi Kuno yang Bikin Ilmuwan Melongo

Warisan Rumah Es Kuno



Selain menarik secara historis, yakhchal juga diusulkan sebagai cara yang murah dan berkelanjutan bagi orang Iran modern dan komunitas Asia Tengah lainnya untuk memiliki sistem pendingin tanpa menggunakan listrik. Secara teoritis, proses yang digunakan untuk membuat yakhchal juga dapat direplikasi dan digunakan di wilayah lain dengan iklim yang mirip dengan daerah gurun di Iran dan Asia Tengah, seperti Barat Daya Amerika Serikat atau bagian Tiongkok barat laut.

Dengan cara ini, kebangkitan teknologi kuno dapat membantu orang modern di seluruh dunia hidup lebih berkelanjutan dan tetap memiliki kenyamanan modern, khususnya pendinginan.

Orang-orang modern Barat cenderung menganggap bahwa kenyamanan seperti pendinginan memerlukan teknologi canggih seperti listrik dan kemampuan untuk menghasilkan bahan pendingin yang kuat, tetapi ternyata pendinginan dapat diproduksi dengan metode sangat sederhana.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!