Timbunan 100.000 Koin Ditemukan di Jepang, Berasal dari Era Shogun Kamakura

Selasa, 21 November 2023 - 17:44 WIB
“Koin-koin yang terkubur, sebagian besar berasal dari periode abad pertengahan Jepang, abad ke-13 hingga ke-16, telah ditemukan di banyak lokasi di seluruh nusantara,” kata Ethan Segal, Profesor Sejarah di Michigan State University yang tidak terlibat dalam penemuan tersebut dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Selasa (21/11/2023).

Sejumlah timbunan koin, termasuk contoh yang lebih besar dari ini, telah ditemukan di seluruh Jepang. Baru pada akhir abad ketujuh orang Jepang pertama kali mulai memproduksi mata uang logam mereka sendiri, meniru model koin Tiongkok dengan lubang persegi di tengahnya.

“Lubang itu digunakan agar orang bisa merangkai koin dalam jumlah besar, umumnya 100 koin per senar,” tambah Segal. Dari gambar di internet, tampak banyak koin yang berlubang persegi.

Baca juga; Berlimpah Harta Karun, Inggris Catat 1.378 Penemuan Koin Emas dan Artefak Sepanjang Tahun 2022

Segal menjelaskan, orang Jepang membuat koin hingga pertengahan abad ke-10, namun berhenti pada saat itu karena perubahan perekonomian dan kurangnya pasokan bijih tembaga. Terkadang koin China digunakan sebagai gantinya.

Segal mengatakan dia tidak akan terkejut jika banyak koin tersebut berasal dari Dinasti Song Utara (960 hingga 1127). Suku Song Utara memproduksi koin dalam jumlah besar, namun setelah mereka dikuasai oleh kelompok nomaden bernama Jurchen pada awal abad ke-12, koin mereka kehilangan nilainya dan orang-orang lebih bersedia menggunakannya untuk membeli barang di luar negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!