6 Hewan yang Punah Akibat Nafsu Makan Manusia
Senin, 06 November 2023 - 09:00 WIB
Pada 1564, pengawas hewan mencatat hanya 38 hewan dalam survei kerajaan dan Auroch Eurasia terakhir yang diketahui, seekor betina, mati di Polandia pada 1627 karena sebab alami.
Auk besar sebentuk burung laut yang tidak bisa terbang dan berkembang biak secara berkoloni di pulau berbatu di Atlantik Utara, yaitu St. Kilda, kepulauan Faroe, Islandia, dan pulau Funk di lepas pantai Newfoundland.
Auk besar ini dibunuh oleh pemburu untuk dijadikan bahan makanan dan umpan terutama pada awal 1800an. Sejumlah besar burung ditangkap oleh para pelaut. Mereka menggiring burung-burung tersebut ke atas papan dan membantai mereka dalam perjalanan ke dalam palka kapal. Spesies ini terakhir dibunuh pada 1844 di Pulau Eldey.
Mammoth berbulu menjadi spesies paling terkenal. Hewan berukuran besar ini punah sekitar 7.500 tahun yang lalu, setelah berakhirnya zaman es terakhir. Perburuan besar-besaran dan tekanan akibat pemanasan iklim merupakan kombinasi yang mematikan, dan tampaknya mamut yang perkasa pun tidak dapat menahan nafsu makan manusia di dunia yang terus berubah.
MG/Athaya Ramadhan
5. Auk Besar
Auk besar sebentuk burung laut yang tidak bisa terbang dan berkembang biak secara berkoloni di pulau berbatu di Atlantik Utara, yaitu St. Kilda, kepulauan Faroe, Islandia, dan pulau Funk di lepas pantai Newfoundland.
Auk besar ini dibunuh oleh pemburu untuk dijadikan bahan makanan dan umpan terutama pada awal 1800an. Sejumlah besar burung ditangkap oleh para pelaut. Mereka menggiring burung-burung tersebut ke atas papan dan membantai mereka dalam perjalanan ke dalam palka kapal. Spesies ini terakhir dibunuh pada 1844 di Pulau Eldey.
6. Mammoth Berbulu
Mammoth berbulu menjadi spesies paling terkenal. Hewan berukuran besar ini punah sekitar 7.500 tahun yang lalu, setelah berakhirnya zaman es terakhir. Perburuan besar-besaran dan tekanan akibat pemanasan iklim merupakan kombinasi yang mematikan, dan tampaknya mamut yang perkasa pun tidak dapat menahan nafsu makan manusia di dunia yang terus berubah.
MG/Athaya Ramadhan
(msf)
Lihat Juga :