Telegram Diam-diam Batasi Akses ke Saluran Hamas
Sabtu, 04 November 2023 - 07:40 WIB
Pembatasan akses muncul setelah Zachor Legal Institute, sebuah kelompok lobi yang berbasis di AS yang berkampanye melawan gerakan anti-Israel, menulis surat kepada Apple terkait akun-akun Hamas tersebut yang masih bisa diakses di iOS.
Apple dan Telegram tidak menanggapi permintaan komentar, namun Google mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Google Play mewajibkan aplikasi yang menampilkan konten buatan pengguna untuk memoderasi konten mengerikan.
Baca Juga: Beri Ruang untuk Hamas, TikTok Akui Menerima Banyak Tekanan
Google menyebut apa yang dibagikan akun tersebut termasuk konten yang mendorong aksi teroris, menghasut kekerasan, atau merayakan serangan teroris, seperti apa yang dituduhkan Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, Kanada, Australia, Jepang, dan Paraguay.
Telegram sendiri telah banyak digunakan oleh Hamas untuk mempromosikan pesannya dan menggunakan aplikasi tersebut untuk menyiarkan serangannya terhadap komunitas Israel selatan secararealtime.
Apple dan Telegram tidak menanggapi permintaan komentar, namun Google mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Google Play mewajibkan aplikasi yang menampilkan konten buatan pengguna untuk memoderasi konten mengerikan.
Baca Juga: Beri Ruang untuk Hamas, TikTok Akui Menerima Banyak Tekanan
Google menyebut apa yang dibagikan akun tersebut termasuk konten yang mendorong aksi teroris, menghasut kekerasan, atau merayakan serangan teroris, seperti apa yang dituduhkan Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, Kanada, Australia, Jepang, dan Paraguay.
Telegram sendiri telah banyak digunakan oleh Hamas untuk mempromosikan pesannya dan menggunakan aplikasi tersebut untuk menyiarkan serangannya terhadap komunitas Israel selatan secararealtime.
(dan)
Lihat Juga :