15 Sumber Daya Alam yang Mulai Menipis di Dunia, Apa Saja?
Senin, 23 Oktober 2023 - 06:57 WIB
Permintaan global terhadap keju dari bahan susu kambing jauh melebihi pasokan. Amerika Serikat mengonsumsi sekitar 150 juta kilogram keju setiap tahun. Namun, populasi kambing tidak dapat mengikuti perkembangan ini. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), ada sekitar 1 miliar kambing di seluruh dunia, namun tidak semua kambing menghasilkan susu untuk keju. Hanya beberapa ras tertentu seperti Alpine, LaMancha, dan Saanen yang bisa melakukannya.
Kelangkaan bacon bukan karena kekurangan babi, tetapi permintaan yang kian naik. Menurut Departemen Pertanian AS, pada tahun 2020, Amerika mengonsumsi 9 kilogram daging babi asap per orang. Sementara cadangan bacon AS mencapai titik terendah dalam 50 tahun pada 2017.
Fosfor menjadi bahan penting dalam pupuk dan penting untuk pertumbuhan tanaman. Studi menunjukkan dunia bakal kekurangan fosforus dalam waktu 50 hingga 100 tahun karena penggunaan berlebihan dan praktik pemborosan. Studi oleh Cordell, Drangert, dan White (2009) memperkirakan bahwa pada 2040 permintaan bisa melampaui pasokan.
Bumi terdiri dari sekitar 70 persen air. Namun, hanya sekitar 2,5 persen di antaranya air tawar, dengan hanya 0,3 persen tersedia untuk digunakan oleh manusia. Menurut UNESCO, pada tahun 2025, diperkirakan 1,8 miliar orang akan tinggal di daerah yang dilanda kelangkaan air.
Baca Juga: PBB: Kekeringan Mungkin Jadi 'Pandemi' Berikutnya
Tanaman agave biru, satu-satunya jenis yang digunakan untuk membuat tequila asli, mulai berkurang. Petani kesulitan memenuhi pasokan, dengan tanaman agave membutuhkan sekitar sepuluh tahun untuk mencapai kematangannya dan meningkatnya permintaan tequila di seluruh dunia.
Menurut WWF, sekitar seperempat terumbu karang di seluruh dunia sudah rusak dan tak dapat diperbaiki, dengan dua pertiga lainnya dalam ancaman serius. Jika laju kehancuran berlanjut, 60 persen terumbu karang dunia akan hilang dalam 30 tahun mendatang.
10. Bacon
Kelangkaan bacon bukan karena kekurangan babi, tetapi permintaan yang kian naik. Menurut Departemen Pertanian AS, pada tahun 2020, Amerika mengonsumsi 9 kilogram daging babi asap per orang. Sementara cadangan bacon AS mencapai titik terendah dalam 50 tahun pada 2017.
11. Fosfor
Fosfor menjadi bahan penting dalam pupuk dan penting untuk pertumbuhan tanaman. Studi menunjukkan dunia bakal kekurangan fosforus dalam waktu 50 hingga 100 tahun karena penggunaan berlebihan dan praktik pemborosan. Studi oleh Cordell, Drangert, dan White (2009) memperkirakan bahwa pada 2040 permintaan bisa melampaui pasokan.
12. Air
Bumi terdiri dari sekitar 70 persen air. Namun, hanya sekitar 2,5 persen di antaranya air tawar, dengan hanya 0,3 persen tersedia untuk digunakan oleh manusia. Menurut UNESCO, pada tahun 2025, diperkirakan 1,8 miliar orang akan tinggal di daerah yang dilanda kelangkaan air.
Baca Juga: PBB: Kekeringan Mungkin Jadi 'Pandemi' Berikutnya
13. Tequila
Tanaman agave biru, satu-satunya jenis yang digunakan untuk membuat tequila asli, mulai berkurang. Petani kesulitan memenuhi pasokan, dengan tanaman agave membutuhkan sekitar sepuluh tahun untuk mencapai kematangannya dan meningkatnya permintaan tequila di seluruh dunia.
15. Terumbu Karang
Menurut WWF, sekitar seperempat terumbu karang di seluruh dunia sudah rusak dan tak dapat diperbaiki, dengan dua pertiga lainnya dalam ancaman serius. Jika laju kehancuran berlanjut, 60 persen terumbu karang dunia akan hilang dalam 30 tahun mendatang.
(msf)
Lihat Juga :