Gelombang Panas Laut Ekstrem Musnahkan 10 Miliar Kepiting Salju di Alaska

Jum'at, 20 Oktober 2023 - 15:03 WIB
Menurut penelitian sebelumnya di laboratorium menemukan bahwa kebutuhan energi kepiting salju meningkat dua kali lipat ketika suhu air naik dari 0 derajat hingga 3 derajat Celsius. Lonjakan suhu ini setara dengan perubahan yang dialami kepiting salju remaja dari tahun 2017 hingga 2018, yang hidup di perairan dingin.

Keadaan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini membuat populasi besar kepiting salju (Chionoecetes opilio) yang hidup di bagian timur Laut Bering bertekuk lutut, menurut sebuah studi baru, yang diterbitkan Kamis (19 Oktober) di jurnal Science.



Peningkatan kebutuhan kalori kepiting salju tercermin dari perubahan ukuran tubuh antara tahun 2017 dan 2018. Banyak kepiting yang berukuran lebih kecil ditangkap selama survei setelah gelombang panas mulai terjadi.

Faktor-faktor lain, seperti pemangsaan oleh ikan cod Pasifik (Gadus macrocephalus), kanibalisme kepiting kecil oleh kepiting besar, penangkapan ikan dan penyakit, ikut berkontribusi terhadap kematian kepiting salju. “Suhu dan kepadatan populasi adalah variabel kunci dalam kematian ini,” tulis para ilmuwan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!