Ekosistem Menghilang, Hal Ini Lebih Menakutkan dari Rencana Trump Soal Greenland

Senin, 19 Januari 2026 - 12:05 WIB
loading...
Ekosistem Menghilang,...
Ekosistem di Greenland menghilang.foto/Science Alert
A A A
ALASKA - Rencana Donald Trump mengambilalih Greenland, kurang menaktkan dibandingkan gelombang panas dan hilangnya secara tiba-tiba ikan sandeel (Ammodytes), mangsa penting bagi ikan yang lebih besar dan penurunan populasi capelin.


Capelinmerupakan sumber makanan penting bagi ikan kod Atlantik dan paus di Atlantik Utara, tetapi ikan-ikan ini telah bergeser ke utara untuk mencari tempat makan dan bertelur yang lebih dingin. Jika suhu terus meningkat, mereka tidak dapat pergi lebih jauh ke utara.

Perubahan besar semacam itu dapat mengganggu keseimbangan sistem dengan cara yang mungkin merugikan bahkan makhluk laut yang paling tangguh sekalipun dalam jangka panjang.

"Perubahan struktur ekologis yang terjadi di seluruh wilayah ini menggarisbawahi dampak mendalam dari peristiwa ekstrem terhadap ekosistem laut,"tulisWerner dan rekan-rekannya .

"Kita dapat memprediksi bagaimana kenaikan suhu memengaruhi metabolisme organisme. Tetapi suatu spesies tidak akan mendapat manfaat dari perubahan tersebut jika dimangsa oleh predator setelah bermigrasi ke utara atau tidak menemukan tempat pemijahan yang sesuai di lingkungan baru,"tambah Werner.

Gelombang panas laut seperti ini bukanlah kejadian acak: Ada bukti kuat bahwaintensitas, frekuensi, dan skalanyaterkait denganpembakaran bahan bakar fosil oleh manusia, yang melepaskan gas rumah kaca ke atmosfer. Sebagian besar panas berlebih yang terperangkap oleh gas rumah kaca ini diserapoleh lautan.

Meskipun dampakperubahan iklimyang disebabkan oleh manusia bervariasi di setiap wilayah, kita tahu bahwa gelombang panas laut adalah salah satu dari banyak gejalanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved