Logam Langka Niobium Bikin China Ketiban Rezeki, Ini Kegunaannya di Masa Depan

Minggu, 15 Oktober 2023 - 15:43 WIB
Menurut Royal Society of Chemistry, ini berguna dalam akselerator partikel dan peralatan ilmiah canggih lainnya karena merupakan superkonduktor pada suhu rendah. Permintaan logam ini di masa depan mungkin lebih besar, untuk mengembangkan baterai niobium-lithium dan niobium-graphene.

Menurut S&P Global, baterai ini dapat mengurangi risiko kebakaran bila digunakan bersama dengan litium. Baterai niobium-lithium juga mengisi daya lebih cepat dan dapat diisi ulang lebih sering dibandingkan baterai lithium tradisional.



Pada bulan Mei, para peneliti di Center for Advanced 2D Materials (CA2DM) di NUS, yang mengembangkan baterai niobium-graphene, mengatakan bahwa baterai tersebut dapat bertahan sekitar 30 tahun. Kekuatan ini berarti 10 kali lebih lama dari baterai lithium-ion dan dapat terisi penuh dalam waktu 30 menit.

Penemuan ini tentu merupakan rezeki nomplok bagi China yang saat ini mengimpor 95% logam Niobium. Bijih hitam kecokelatan tersebut merupakan jenis baru ke-17 yang ditemukan di deposit bijih Bayan Obo di kota Baotou, Mongolia Dalam pada 3 Oktober.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!