Ahli Sebut Benua Asia dan Amerika Terlalu Panas untuk Dihuni Manusia

Rabu, 11 Oktober 2023 - 09:23 WIB
“Hal ini merupakan kenyataan meskipun negara-negara yang terlibat menghasilkan emisi gas rumah kaca yang jauh lebih sedikit dibandingkan negara-negara kontributor utama yang merupakan negara-negara kaya,''

“Akibatnya, miliaran penduduk dunia akan menderita dan banyak yang akan meninggal meskipun negara-negara kaya juga akan terkena dampaknya,” kata profesor ilmu bumi, atmosfer, dan planet di Purdue University, Indiana, Dr. Matius Huber seperti dilansir dari Daily, (Rabu (10/11/2023).

Para ahli menemukan bahwa jika suhu naik di atas 1,5 derajat Celcius dibandingkan suhu pada masa pra-industri, sebagian besar negara miskin tidak akan dapat dihuni lagi.

Pengungkapan itu terjadi setelah September mencatat suhu terpanas di dunia dengan rata-rata suhu udara permukaan mencapai 16,38 derajat Celsius.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!