Cuaca Buruk Luar Angkasa Ganggu Migrasi Burung

Selasa, 10 Oktober 2023 - 19:37 WIB
Mereka juga memperhatikan peningkatan jumlah burung yang tersesat selama migrasi. Sebuah fenomena yang dikenal sebagai burung gelandangan yang bermigrasi. Temuan tim ini dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences pada 9 Oktober.

“Temuan kami menyoroti bagaimana hewan bertindak sangat bergantung pada kondisi lingkungan, seperti gangguan geomagnetik. Perilaku ini memengaruhi pola pergerakan hewan di tingkat populasi,” kata Eric Gulson-Castillo, mahasiswa doktoral di Departemen Ekologi dan Biologi Evolusi Universitas Michigan.

Baca juga; Efek Perubahan Iklim, Migrasi Burung Menyusut Akibat Ukuran Tubuhnya Makin Kecil

Menariknya, peristiwa cuaca luar angkasa yang buruk juga dapat mengganggu navigasi manusia. Semburan sinar matahari mempengaruhi komunikasi satelit, mengganggu teknologi seperti GPS.

Ini perlu diantisipasi karena akan terjadi lebih banyak kejadian cuaca luar angkasa yang ekstrem saat matahari mulai menuju puncak siklus aktivitas 11 tahunan, yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2025. Namun seperti cuaca di Bumi, cuaca luar angkasa bisa berubah-ubah dan prediksinya bisa saja berubah-ubah.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!