Secarik Pakaian Anak Buka Tabir Kisah Sedih Zaman Romawi Kuno
Sabtu, 07 Oktober 2023 - 16:20 WIB
Ribuan potongan tekstil yang berasal dari zaman Romawi telah ditemukan di berbagai situs di Israel. (Foto: Arkeonews)
JAKARTA - Sebuah gua di Israel yang menjadi tempat menyimpan sejumlah besar surat dan dokumen papirus bersejarah Romawi ditemukan pada awal 1960an.
Menariknya, para arkeolog menemukan baju tidur anak berusia 1900 tahun dan pakaian tersebut membuka sebuah kisah yang menyentuh hati.
Selama bertahun-tahun, ribuan potongan tekstil yang berasal dari zaman Romawi telah ditemukan di berbagai situs di Israel, namun sisa pakaian anak dengan simpul yang menarik hanya ditemukan di gua sekitar Gurun Yudea, Israel.
Artifak dari era Kekaisaran Romawi ditemukan saat gua tersebut diperiksa. Beberapa di antaranya terkait dengan pemberontakan Bar Kokhba.
Baca Juga: Sarkofagus Era Romawi Ditemukan di Gaza
“Simpul itu seperti liontin kecil di bagian bawah pakaian, dibuat dengan mengingatkan bagian kain di sekitar zat yang dikenal memiliki kualitas perlindungan seperti resin, garam, besi sulfat, aspal, biji-bijian, dan bahan tak dikenal lainnya. Pengikatannya dilakukan dengan melilitkan benang rami di sekililing bahan beberapa kali,” kata Dr. Orit Shamir, spesialis tekstil Otoritas Barang Antik Israel dikutip dari Arkeonews, Sabtu (7/10/2023).
Menariknya, para arkeolog menemukan baju tidur anak berusia 1900 tahun dan pakaian tersebut membuka sebuah kisah yang menyentuh hati.
Selama bertahun-tahun, ribuan potongan tekstil yang berasal dari zaman Romawi telah ditemukan di berbagai situs di Israel, namun sisa pakaian anak dengan simpul yang menarik hanya ditemukan di gua sekitar Gurun Yudea, Israel.
Artifak dari era Kekaisaran Romawi ditemukan saat gua tersebut diperiksa. Beberapa di antaranya terkait dengan pemberontakan Bar Kokhba.
Baca Juga: Sarkofagus Era Romawi Ditemukan di Gaza
“Simpul itu seperti liontin kecil di bagian bawah pakaian, dibuat dengan mengingatkan bagian kain di sekitar zat yang dikenal memiliki kualitas perlindungan seperti resin, garam, besi sulfat, aspal, biji-bijian, dan bahan tak dikenal lainnya. Pengikatannya dilakukan dengan melilitkan benang rami di sekililing bahan beberapa kali,” kata Dr. Orit Shamir, spesialis tekstil Otoritas Barang Antik Israel dikutip dari Arkeonews, Sabtu (7/10/2023).
Lihat Juga :