Ilmuwan Kaget, Bangsa Babilonia Gunakan Rumus Matematika Segitiga 1000 Tahun Sebelum Pythagoras

Kamis, 05 Oktober 2023 - 21:26 WIB
Ratner mempublikasikan penelitiannya di Journal of Targeting, Measurement and Analysis for Marketing pada tahun 2009, namun penelitian tersebut dimuat kembali secara online. Ratner yang melakukan penelitian ini, memiliki gelar Ph.D. dalam Statistik Matematika dan Probabilitas dari Universitas Rutgers.

Ratner menganalisis tablet YBC 7289 yang ditemukan di Mesopotamia selatan dan disimpan di Universitas Yale. Tablet ini memiliki tanda yang terukir di seluruh bagiannya, menunjukkan persegi miring dan dua diagonalnya, dengan beberapa tanda terukir di sepanjang satu sisi dan di bawah diagonal horizontal.

Ratner memplot angka dengan menerjemahkan dari basis 60, sistem penghitungan yang digunakan oleh orang Babilonia kuno. Basis 60, juga dikenal sebagai sexagesimal, adalah sistem angka yang menggunakan 60 sebagai basisnya, bukan basis 10 (desimal) yang umum kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sistem basis 60, bilangan direpresentasikan menggunakan 60 simbol atau angka berbeda, seperti cara kita menggunakan angka 0-9 dalam sistem desimal. Ini digunakan untuk mengukur waktu, koordinat plot dan konsep dalam trigonometri.

Baca juga; Tablet Kuno Ini Ungkap Kepandaian Bangsa Babilonia di Bidang Matematika
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!