Stasiun Luar Angkasa Internasional Bakal Dijatuhkan ke Bumi, Ini Alasannya
Kamis, 28 September 2023 - 18:42 WIB
Sebelumnya, NASA telah mempertimbangkan untuk menggunakan pesawat luar angkasa Progress Rusia untuk melakukan operasi deorbiting. Dengan begitu, tidak ada keterlibatan Rusia dalam proses tersebut.
"Daripada mengandalkan sistem Rusia yang mungkin tidak dapat menyelesaikan tugas ini, Anggaran tersebut menyediakan USD180 juta untuk memulai pengembangan kapal tunda ruang angkasa baru yang mungkin juga berguna untuk Misi transportasi ruang angkasa lainnya,” kata Anggaran Presiden AS tahun 2024.
Pada bulan Maret, NASA telah meminta dana kepada pemerintah AS untuk memulai misi tersebut. Nantinya tanggung jawab deorbit ISS akan dipegang secara bersama-sama dari lima badan antariksa AS, Kanada, Eropa, Jepang, dan Rusia.
"Daripada mengandalkan sistem Rusia yang mungkin tidak dapat menyelesaikan tugas ini, Anggaran tersebut menyediakan USD180 juta untuk memulai pengembangan kapal tunda ruang angkasa baru yang mungkin juga berguna untuk Misi transportasi ruang angkasa lainnya,” kata Anggaran Presiden AS tahun 2024.
Pada bulan Maret, NASA telah meminta dana kepada pemerintah AS untuk memulai misi tersebut. Nantinya tanggung jawab deorbit ISS akan dipegang secara bersama-sama dari lima badan antariksa AS, Kanada, Eropa, Jepang, dan Rusia.
(wbs)
Lihat Juga :