Tunduk dengan Peraturan Uni Eropa, Apple Dikabarkan Gunakan Pengisi Daya USB-C

Selasa, 12 September 2023 - 16:07 WIB
Apple tidak membantah laporan tersebut. Bagi mereka yang hanya menggunakan produk Apple, perubahan ini berarti kabel perlu diganti. Sebuah isu yang digunakan Apple untuk melobi undang-undang UE, dengan mengatakan bahwa hal itu akan meningkatkan limbah dalam jangka pendek.

Apple telah memperkenalkan USB-C untuk iPad dan laptop, tetapi menundanya di iPhone. Apple juga mendapat tekanan di China, yang telah memperluas larangan penggunaan iPhone kepada pegawai pemerintah dan perusahaan milik negara.

Baca juga; Google Bully Apple Karena Telat Adopsi USB-C

Larangan ini merupakan tanda Beijing membatasi ketergantungannya pada teknologi AS. Namun 90% produk Apple dibuat di China. Apple kini berupaya mempercepat perpindahan lokasi produksi di tempat lain, termasuk di Vietnam dan India.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!