Terungkap, Bangsa Viking Ternyata Bukan Ras Terkuat di Bumi
Jum'at, 08 September 2023 - 20:05 WIB
Dilansir dari laman Past Chronicles, Jumat (8/9/2023), dunia akademis mendefinisikan Viking sebagai orang keturunan Skandinavia yang menjarah dan menyerbu Eropa antara abad ke-8 dan ke-11. Menariknya, istilah “Viking” berasal dari kata Norse Kuno “Vikingr”, yang berarti bajak laut.
Vikingr melakukan ekspedisi melalui laut dalam kelompok dengan Vikingar lainnya, istilah jamak untuk Viking. Terdapat bukti penggunaan istilah-istilah tersebut oleh bangsa Skandinavia selama Zaman Viking, kira-kira tahun 793 hingga 1066 M dari prasasti rahasia dan syair skaldik yang mereka tinggalkan.
Sudah lama diyakini bahwa selama Abad Pertengahan, orang-orang Skandinavia dikenal bermatapencaharian sebagai pedagang, petani, dan bajak laut yang menetap di Eropa Barat Laut selama lebih dari tiga abad.
Para perampok laut yang ganas ini sering melakukan pelayaran skala besar, melakukan penaklukan, perdagangan, dan kolonisasi melalui Eropa hingga mereka mencapai Amerika Utara. Meskipun penelitian DNA telah mengesampingkan banyak teori ini, penelitian ini menegaskan bahwa bangsa Viking memang ada.
Pengetahuan tentang bangsa Viking berasal dari batu-batu raksasa berusia puluhan abad. Di atasnya terukir kisah-kisah kehidupan mereka dalam alfabet rahasia.
Sistem penulisan ini paling umum digunakan oleh orang-orang dari Eropa Utara, Skandinavia, dan Inggris pada masa itu. Semakin banyaknya temuan yang terungkap dari penelitian pada 2020, perlahan ada gambaran baru tentang bangsa Viking.
Vikingr melakukan ekspedisi melalui laut dalam kelompok dengan Vikingar lainnya, istilah jamak untuk Viking. Terdapat bukti penggunaan istilah-istilah tersebut oleh bangsa Skandinavia selama Zaman Viking, kira-kira tahun 793 hingga 1066 M dari prasasti rahasia dan syair skaldik yang mereka tinggalkan.
Sudah lama diyakini bahwa selama Abad Pertengahan, orang-orang Skandinavia dikenal bermatapencaharian sebagai pedagang, petani, dan bajak laut yang menetap di Eropa Barat Laut selama lebih dari tiga abad.
Para perampok laut yang ganas ini sering melakukan pelayaran skala besar, melakukan penaklukan, perdagangan, dan kolonisasi melalui Eropa hingga mereka mencapai Amerika Utara. Meskipun penelitian DNA telah mengesampingkan banyak teori ini, penelitian ini menegaskan bahwa bangsa Viking memang ada.
Pengetahuan tentang bangsa Viking berasal dari batu-batu raksasa berusia puluhan abad. Di atasnya terukir kisah-kisah kehidupan mereka dalam alfabet rahasia.
Sistem penulisan ini paling umum digunakan oleh orang-orang dari Eropa Utara, Skandinavia, dan Inggris pada masa itu. Semakin banyaknya temuan yang terungkap dari penelitian pada 2020, perlahan ada gambaran baru tentang bangsa Viking.
Lihat Juga :