Meluncur ke Matahari, Satelit Aditya-L1 India akan Sampai 4 Bulan Lagi
Senin, 04 September 2023 - 10:42 WIB
"L1 adalah titik stabil secara gravitasi yang terletak sekitar 1,5 juta kilometer dari Bumi ke Matahari. Artinya Aditya-L1 akan selalu berada pada posisi relatif yang sama terhadap Matahari dan Bumi. Posisi itu sangat ideal untuk melakukan pengamatan Matahari secara terus menerus," tulis situs Jagranjosh.
Baca Juga: China Nyalakan Matahari Buatan, Panasnya 10 Kali Matahari Sungguhan
Hal itu diyakini akan memberikan keuntungan yang lebih besar untuk mengamati aktivitas Matahari dan pengaruhnya terhadap cuaca antariksa secara real time.
Satelit Aditya-L1 India membawa tujuh perangkat untuk mengamati fotosfer, kromosfer, dan lapisan terluar matahari (korona) dengan menggunakan detektor elektromagnetik, partikel, dan medan magnet.
Nigar Shaji, Project Director ISREO mengatakan kedatangan Aditya-L1 ke Matahari justru akan memberikan banyak manfaat buat semua pihak. Tidak hanya buat India tapi negara-negara di seluruh dunia.
Baca Juga: China Nyalakan Matahari Buatan, Panasnya 10 Kali Matahari Sungguhan
Hal itu diyakini akan memberikan keuntungan yang lebih besar untuk mengamati aktivitas Matahari dan pengaruhnya terhadap cuaca antariksa secara real time.
Satelit Aditya-L1 India membawa tujuh perangkat untuk mengamati fotosfer, kromosfer, dan lapisan terluar matahari (korona) dengan menggunakan detektor elektromagnetik, partikel, dan medan magnet.
Nigar Shaji, Project Director ISREO mengatakan kedatangan Aditya-L1 ke Matahari justru akan memberikan banyak manfaat buat semua pihak. Tidak hanya buat India tapi negara-negara di seluruh dunia.
Lihat Juga :