WHO Prediksi Kasus Demam Berdarah Akan Mencapai Rekor Tertinggi Tahun Ini
Kamis, 27 Juli 2023 - 12:46 WIB
Sekitar setengah dari populasi dunia atau sekitar empat miliar orang tinggal di tempat yang berisiko penularan demam berdarah dengan sekitar 400 juta orang terinfeksi epidemi setiap tahun.
"Dengue sekarang menyebar di daerah perkotaan yang sebelumnya tidak ada," kata seorang ahli dari Fakultas Kedokteran Universitas Cayetano Heredia di Peru, Associate Professor Dr. Coralith Garcia.
Para ahli menyalahkan suhu yang lebih hangat dan curah hujan yang meningkat sebagai penyebab lonjakan wabah demam berdarah.
Namun di Lima, Peru yang merupakan kota padang pasir terbesar kedua di dunia, kasus DBD tercatat meningkat karena memiliki kepadatan penduduk yang tinggi sehingga memudahkan penyebaran wabah tersebut.
Peru memiliki salah satu tingkat kematian Covid-19 tertinggi di dunia dan sekarang banyak pasien meninggal karena demam berdarah, kata Garcia.
Pada 11 Juli, perusahaan farmasi Jepang Takeda secara sukarela menarik aplikasinya ke Food and Drug Administration (FDA) untuk vaksin demam berdarah di Amerika Serikat (AS).
"Dengue sekarang menyebar di daerah perkotaan yang sebelumnya tidak ada," kata seorang ahli dari Fakultas Kedokteran Universitas Cayetano Heredia di Peru, Associate Professor Dr. Coralith Garcia.
Para ahli menyalahkan suhu yang lebih hangat dan curah hujan yang meningkat sebagai penyebab lonjakan wabah demam berdarah.
Namun di Lima, Peru yang merupakan kota padang pasir terbesar kedua di dunia, kasus DBD tercatat meningkat karena memiliki kepadatan penduduk yang tinggi sehingga memudahkan penyebaran wabah tersebut.
Peru memiliki salah satu tingkat kematian Covid-19 tertinggi di dunia dan sekarang banyak pasien meninggal karena demam berdarah, kata Garcia.
Pada 11 Juli, perusahaan farmasi Jepang Takeda secara sukarela menarik aplikasinya ke Food and Drug Administration (FDA) untuk vaksin demam berdarah di Amerika Serikat (AS).
Lihat Juga :