Misteri Garis Wallace yang Membelah Indonesia Akhirnya Terungkap
Selasa, 25 Juli 2023 - 17:25 WIB
Para peneliti sekarang mengerti mengapa ada distribusi spesies hewan yang tidak merata di kedua sisi batas Garis Wallace selama ini masih misterius.
Dalam beberapa tahun terakhir, sebuah teori baru yang diajukan para peneliti bermunculan. Para peneliti percaya bahwa distribusi spesies yang tidak merata melintasi Garis Wallace disebabkan oleh perubahan iklim yang ekstrem akibat aktivitas tektonik sekitar 35 juta tahun yang lalu.
Dalam teori itu disebutkan benua Australia memisahkan diri dari Antartika dan menabrak Asia, sehingga membentuk Kepulauan Melayu. Dalam studi baru, yang diterbitkan 6 Juli di jurnal Science, para peneliti menggunakan model komputer untuk mensimulasikan bagaimana hewan dipengaruhi oleh efek iklim yang dipicu oleh tumbukan benua.
Baca juga; 5 Fakta Tentang Kanguru Pohon, Sangat Langka dan Hanya Ada di Papua
Model memperhitungkan kemampuan penyebaran, preferensi ekologis, dan keterkaitan evolusi lebih dari 20.000 spesies yang ditemukan di kedua sisi Garis Wallace. Hasil menunjukkan spesies Asia jauh lebih cocok untuk hidup di Kepulauan Melayu pada saat itu.
“Ketika Australia menjauh dari Antartika, itu membuka area laut dalam yang mengelilingi Antartika yang sekarang menjadi tempat Arus Sirkumpolar Antartika (ACC) berada," kata Alex Skeels, seorang ahli biologi evolusi di Universitas Nasional Australia, dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Selasa (25/7/2023).
Dalam beberapa tahun terakhir, sebuah teori baru yang diajukan para peneliti bermunculan. Para peneliti percaya bahwa distribusi spesies yang tidak merata melintasi Garis Wallace disebabkan oleh perubahan iklim yang ekstrem akibat aktivitas tektonik sekitar 35 juta tahun yang lalu.
Dalam teori itu disebutkan benua Australia memisahkan diri dari Antartika dan menabrak Asia, sehingga membentuk Kepulauan Melayu. Dalam studi baru, yang diterbitkan 6 Juli di jurnal Science, para peneliti menggunakan model komputer untuk mensimulasikan bagaimana hewan dipengaruhi oleh efek iklim yang dipicu oleh tumbukan benua.
Baca juga; 5 Fakta Tentang Kanguru Pohon, Sangat Langka dan Hanya Ada di Papua
Model memperhitungkan kemampuan penyebaran, preferensi ekologis, dan keterkaitan evolusi lebih dari 20.000 spesies yang ditemukan di kedua sisi Garis Wallace. Hasil menunjukkan spesies Asia jauh lebih cocok untuk hidup di Kepulauan Melayu pada saat itu.
“Ketika Australia menjauh dari Antartika, itu membuka area laut dalam yang mengelilingi Antartika yang sekarang menjadi tempat Arus Sirkumpolar Antartika (ACC) berada," kata Alex Skeels, seorang ahli biologi evolusi di Universitas Nasional Australia, dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Selasa (25/7/2023).
Lihat Juga :