Badan Antariksa Eropa Siap Luncurkan Teleskop Euclid, Ini Misi Penelitian di Luar Angkasa
Jum'at, 30 Juni 2023 - 18:20 WIB
Euclid adalah teleskop luar angkasa dengan tinggi 4,5 meter dan diameter 3,1 meter. Teleskop dipasang hanya dengan dua instrument, yaitu kamera inframerah dekat yang akan mengukur jarak dan kecerahan galaksi, serta kamera cahaya tampak yang akan mempelajari bentuknya.
Setelah data Euclid dikumpulkan, para ilmuwan akan menggunakannya untuk membuat dua peta alam semesta. Pertama akan merinci penyebaran materi gelap di alam semesta dengan pelensaan gravitasi. Di mana materi membelokkan cahaya dari sumber yang jauh melalui jalur melengkung dalam ruang-waktu, sehingga memperbesarnya.
Kedua menggunakan osilasi akustik baryon, gelombang kejut materi raksasa yang diciptakan ketika alam semesta panas dan sekarang membeku dalam waktu, sebagai cincin pohon kosmik untuk mempelajari percepatan pertumbuhan alam semesta dan dugaan penyebabnya: energi gelap.
Baca juga; Pertama Kali, Teleskop Luar Angkasa James Webb Mulai Melacak Asteroid
Setelah data Euclid dikumpulkan, para ilmuwan akan menggunakannya untuk membuat dua peta alam semesta. Pertama akan merinci penyebaran materi gelap di alam semesta dengan pelensaan gravitasi. Di mana materi membelokkan cahaya dari sumber yang jauh melalui jalur melengkung dalam ruang-waktu, sehingga memperbesarnya.
Kedua menggunakan osilasi akustik baryon, gelombang kejut materi raksasa yang diciptakan ketika alam semesta panas dan sekarang membeku dalam waktu, sebagai cincin pohon kosmik untuk mempelajari percepatan pertumbuhan alam semesta dan dugaan penyebabnya: energi gelap.
Apa itu materi gelap?
Materi gelap adalah jenis materi yang misterius dan agak kontradiktif yang menyusun 85% dari materi alam semesta. Namun, karena tidak langsung berinteraksi dengan cahaya, sama sekali tidak terlihat.Baca juga; Pertama Kali, Teleskop Luar Angkasa James Webb Mulai Melacak Asteroid
Lihat Juga :