Eksploitasi Air Tanah Berlebihan Bikin Bumi Jadi Miring
Senin, 19 Juni 2023 - 22:55 WIB
Sejak 2016, para ilmuwan telah mengetahui bahwa kutub rotasi dipengaruhi oleh proses terkait iklim, seperti pencairan gunung es dan redistribusi massa air yang terkunci di dalamnya. Tetapi sampai para peneliti menambahkan air yang dipompa ke dalam model percobaan, hasilnya tidak sesuai dengan pengamatan.
Tanpa air tanah yang dipompa keluar, model itu meleset 78,5 sentimeter. “Kutub rotasi Bumi sebenarnya banyak berubah,” kata Ki-Weon Seo, ahli geofisika di Universitas Nasional Seoul yang memimpin penelitian tersebut, dikutip dari laman Space, Senin (19/6/2023).
Kemiringan sumbu Bumi dapat berdampak pada cuaca musiman di permukaan planet. Untuk itu, para ilmuwan bertanya-tanya apakah pergeseran kutub rotasi dapat berkontribusi pada perubahan iklim dalam jangka panjang.
“Mengamati perubahan kutub rotasi Bumi berguna untuk memahami variasi penyimpanan air skala benua. Studi kami menunjukkan bahwa di antara penyebab terkait iklim, redistribusi air tanah sebenarnya memiliki dampak terbesar pada arus kutub rotasi,” kata Seo.
Tanpa air tanah yang dipompa keluar, model itu meleset 78,5 sentimeter. “Kutub rotasi Bumi sebenarnya banyak berubah,” kata Ki-Weon Seo, ahli geofisika di Universitas Nasional Seoul yang memimpin penelitian tersebut, dikutip dari laman Space, Senin (19/6/2023).
Kemiringan sumbu Bumi dapat berdampak pada cuaca musiman di permukaan planet. Untuk itu, para ilmuwan bertanya-tanya apakah pergeseran kutub rotasi dapat berkontribusi pada perubahan iklim dalam jangka panjang.
“Mengamati perubahan kutub rotasi Bumi berguna untuk memahami variasi penyimpanan air skala benua. Studi kami menunjukkan bahwa di antara penyebab terkait iklim, redistribusi air tanah sebenarnya memiliki dampak terbesar pada arus kutub rotasi,” kata Seo.
Lihat Juga :