Tak Mau Kalah, Rusia Buat GigaChat untuk Kalahkan ChatGPT Milik Amerika
Selasa, 25 April 2023 - 06:30 WIB
Saat ini Rusia memang berupaya keras menghadirkan teknologi terkini buatan dalam negeri. Sejak melakukan invansi ke Ukraina sejak 24 Februari 2022 negara yang dipimpin oleh Vladimir Putin itu mengalami pengucilan secara ekonomi dan teknologi.
Baca juga : Kisah Tragis Dokter Pencuri Otak Albert Einstein Akhirnya Dibuat Jadi Film
Sejak saat itu beberapa perusahaan teknologi banyak yang angkat kaki dari Rusia. Contohnya Google, Microsoft, IBM, Apple, dan lain-lain sudah tidak mau berada di Rusia.
Hal itu membuat Rusia mau tidak mau berupaya keras mengembangkan teknologi secara mandiri. Termasuk dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan yang tengah marak saat ini yang sudah ditunjukkan oleh Sberbank melalui GigaChat.
Sayangnya saat ini kemampuan detail dari GigaChat juga belum diketahui dengan menyeluruh karena hanya bisa dicoba melalui skema undangan.
Baca juga : Kisah Tragis Dokter Pencuri Otak Albert Einstein Akhirnya Dibuat Jadi Film
Sejak saat itu beberapa perusahaan teknologi banyak yang angkat kaki dari Rusia. Contohnya Google, Microsoft, IBM, Apple, dan lain-lain sudah tidak mau berada di Rusia.
Hal itu membuat Rusia mau tidak mau berupaya keras mengembangkan teknologi secara mandiri. Termasuk dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan yang tengah marak saat ini yang sudah ditunjukkan oleh Sberbank melalui GigaChat.
Sayangnya saat ini kemampuan detail dari GigaChat juga belum diketahui dengan menyeluruh karena hanya bisa dicoba melalui skema undangan.
(wsb)
Lihat Juga :