8 Fakta Shou Zi Chew, CEO TikTok yang Asal Singapura
Senin, 27 Maret 2023 - 11:58 WIB
Menurut WSJ, Chew pernah mengikuti kursus bertahan hidup selama lima hari di hutan Brunei sebagai bagian dari pelatihan militernya. Dia harus membangun gubuk, memasak ubi liar, dan berjalan kaki sejauh lebih dari 88 km.
Selama dua setengah tahun pelayanannya, Chew ditempatkan di jalur perwira, yang memberinya perpanjangan 10 tahun untuk bertugas di militer Singapura sebagai cadangan.
Pada 2008, Chew pindah ke Amerika untuk kuliah di Harvard Business School. Saat kuliah di Harvard, ia sempat magang di Facebook.
4. Anaknya Tidak Menggunakan TikTok
Chew menikah dengan Vivian Kao, yang juga berkuliah di Harvard. Kao adalah keturunan Taiwan-Amerika yang lahir di Amerika. Keduanya memiliki 2 anak.
Chew mengatakan bahwa anak-anaknya tidak memakai TikTok, karena di Singapura aplikasi TikTok untuk dibawah 13 tahun tidak tersedia. Tapi, ia akan mengizinkan jika anak-anaknya tinggal di Amerika dan TikTok versi anak-anak tersedia.
Selama dua setengah tahun pelayanannya, Chew ditempatkan di jalur perwira, yang memberinya perpanjangan 10 tahun untuk bertugas di militer Singapura sebagai cadangan.
3. Sempat Magang di Facebook
Setelah wamil selesai, Chew kuliah di Inggris, tepatnya di University College London mengambil jurusan Ekonomi. Lalu, bergabung dengan Goldman Sachs Group Inc. investment baking di London.Pada 2008, Chew pindah ke Amerika untuk kuliah di Harvard Business School. Saat kuliah di Harvard, ia sempat magang di Facebook.
4. Anaknya Tidak Menggunakan TikTok
Chew menikah dengan Vivian Kao, yang juga berkuliah di Harvard. Kao adalah keturunan Taiwan-Amerika yang lahir di Amerika. Keduanya memiliki 2 anak.Chew mengatakan bahwa anak-anaknya tidak memakai TikTok, karena di Singapura aplikasi TikTok untuk dibawah 13 tahun tidak tersedia. Tapi, ia akan mengizinkan jika anak-anaknya tinggal di Amerika dan TikTok versi anak-anak tersedia.
5. Mantan CFO Xiaomi
Setelah lulus dari Harvard di 2010, Chew bergabung dengan perusahaan ventura DST Global di Hong Kong. Karena bahasa Mandarinnya bagus, ia memegang klien asal China. Di usia 32, Chew akhirnya menjadi CFO Xiaomi dan membawa Xiaomi melakukan initial public offering (IPO) pada 2018.Lihat Juga :