Produksi Pesawat Tempur F/A-18 Super Hornet Dihentikan 2025, Boeing Fokus Jet Generasi Ke-6
Senin, 27 Februari 2023 - 23:50 WIB
Raksasa kedirgantaraan itu menghentikan produksi pesawat tempur F/A-18 Super Hornet untuk fokus mengembangkan pesawat tempur generasi keenam. Boeing akan menggunakan sumber daya keuangan dan tenaganya untuk proyek-proyek yang menjanjikan seperti pesawat tempur F-15EX, jet latih T-7A Red Hawk, dan pesawat pengisi bahan bakar otonom MQ-25 Stingray.
Boeing berencana mengarahkan sekitar 1.500 karyawan yang mendukung program Super Hornet ke proyek-proyek tersebut. Boeing sudah membangun tiga fasilitas baru di St. Louis untuk memproduksi pesawat jenis baru, generasi ke-6.
“Kami merencanakan masa depan kami, dan membangun pesawat tempur ada dalam DNA kami. Saat kami berinvestasi dan mengembangkan kemampuan (pesawat tempur) era berikutnya,” kata Steve Nordlund, wakil presiden Boeing Air Dominance dikutip dari laman aviacionline, Senin (27/2/2023).
Boeing berencana mengarahkan sekitar 1.500 karyawan yang mendukung program Super Hornet ke proyek-proyek tersebut. Boeing sudah membangun tiga fasilitas baru di St. Louis untuk memproduksi pesawat jenis baru, generasi ke-6.
“Kami merencanakan masa depan kami, dan membangun pesawat tempur ada dalam DNA kami. Saat kami berinvestasi dan mengembangkan kemampuan (pesawat tempur) era berikutnya,” kata Steve Nordlund, wakil presiden Boeing Air Dominance dikutip dari laman aviacionline, Senin (27/2/2023).
2.000 Unit Lebih F-18 Hornet Diproduksi
Pesawat tempur F-18 awalnya dikembangkan oleh McDonnell Douglas, setelah diakuisisi oleh Boeing, produksinya jatuh ke tangan Boeing. Dikutip dari laman Bulgarian Military, sudah lebih dari 2.000 unit pesawat tempur F-18 diproduksi, termasuk varian F-18 Hornet, F/A-18 Super Hornet, dan EA-18G Growler.Lihat Juga :