5 Startup E-Commerce di Indonesia yang Gulung Tikar Sebelum JD.ID

Rabu, 15 Februari 2023 - 13:46 WIB
2. Blanja.com

Layanan e-commerce Blanja.com tutup sejak 1 September 2020. Perusahaan yang didirikan Telkom Group dalam kerja sama dengan raksasa iklan baris Amerika Serikat (AS), eBay itu runtuh setelah bertahan 8 tahun.

Telkom menyebut penutupan layanan dilakukan karena perseroan hanya akan fokus pada bisnis e-commerce di segmen UMKM dan korporasi lewat skema transaksi business-to-business (B2B).

3. Multiply

Situs e-commerce Multiply gulung tikar pada 2013 lalu setelah eksis sejak 2004 silam. Dalam pengumumannya, perusahaan mengaku tidak mampu menyelesaikan tugas untuk mengubah total perusahaan.

Setelah pengumuman itu, Mulitply mulai mengurangi kegiatan mereka sampai akhir bulan. Multiply memberikan waktu pada penjual untuk mencari dan bermigrasi ke platform e-commerce lain serta menyelesaikan semua transaksi yang telah dilakukan.

4. Cipika
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!